Faspay Blog

Cari tahu tentang tips bisnis online, teknologi pembayaran,
pemasaran digital, dan segala yang ingin diketahui tentang Faspay

Faspay > Bisnis Thrifting Berpeluang Besar, Begini Tips Memulainya!

Bisnis Thrifting Berpeluang Besar, Begini Tips Memulainya!

close-up-clothes-hanging-rack

Apa itu Bisnis Thrifting?

Arti dari thrift dalam Bahasa Indonesia adalah penghematan. Dalam dunia bisnis, thrift shop adalah usaha atau bisnis yang menjual barang bekas dari pabrik dengan kualitas yang masih baik atau layak pakai.

Peluang Bisnis Thrifting yang Menggiurkan

Bisnis barang bekas mulai masuk ke Indonesia sejak tahun 2013. Bisnis ini semakin marak beberapa waktu belakangan ini. Hal ini karena kalangan anak muda yang menyukai barang branded dengan harga terjangkau. Alasan lainnya mengapa bisnis thrifting meningkat adalah karena diminati oleh kalangan masyarakat usia produktif dan mendatangkan keuntungan yang cukup besar. Contohnya jika Anda ingin berbisnis baju.

Pasalnya Anda bisa mendapatkan satu karung pakaian bekas dengan harga sekitar 1 juta rupiah dengan isi 50-100 pakaian. Lalu Anda dapat menjual kembali hingga Rp 150.000 per pakaian. Tentunya Anda bisa kembali modal dan untung besar. 

Tips Memulai Bisnis Thrifting

  1. Tentukan modal usaha Anda

Bisnis thrift dapat dimulai dengan modal yang minim. Hal ini karena harga barang thrift yang juga terjangkau. Anda bisa mendapatkan harga beli setengah dari harga asli atau bahkan kurang dari itu tergantung kondisi dan kualitas barang. Setelah menentukan modal, Anda perlu merincikan dan menuliskan pengeluaran apa saja dengan modal tersebut. 

  1. Tentukan produk yang ingin dijual 

Menentukan produk yang ingin dijual juga penting karena terkait dengan modal yang Anda siapkan untuk memulai bisnis. Ada banyak jenis produk thrift yang bisa Anda jual, seperti pakaian, tas, jam tangan, sepatu, buku dan lainnya. 

  1. Riset kompetitor dan target market

Lakukanlah riset kompetitor untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang serta hambatan dari kompetitor. Dengan mengenali kompetitor, pebisnis akan lebih mudah menentukan strategi penjualan dan mengetahui hal-hal apa saja yang perlu diperbaiki atau ditingkatkan. Setelah itu Anda perlu menentukan target market dari produk yang dijual. Pentingnya untuk menentukan target market ini agar mengetahui strategi pemasaran dan platform penjualan apa yang cocok. 

  1. Mencari supplier yang tepat

Selanjutnya Anda perlu menemukan supplier yang tepat. Dalam pemilihan supplier, Anda perlu membandingkan antara supplier satu dengan yang lainnya. Supplier yang berbeda tentu akan berbeda dalam harga beli, jumlah barang dan fasilitas yang diberikan. Selain supplier, sebenarnya Anda juga bisa melakukan "hunting" barang di pusat barang bekas seperti Pasar Senen Jakarta. 

  1. Bangun merek dan toko Anda 

Buatlah mereka toko thrift Anda dengan nama merek yang pendek, unik dan memiliki arti. Perhatikan juga citra merek dan nilai merek apa yang ingin Anda tampilkan ke target market. Merek harus selalu dikelola agar bisa menciptakan brand trust. Selanjutnya, Anda dapat membangun toko baik secara offline, online maupun keduanya. Penting untuk melakukan riset lokasi dan platform penjualan yang tepat.

  1. Lakukan foto produk yang bagus 

Untuk memasarkan produk secara online, Anda perlu melakukan foto produk untuk diunggah ke berbagai platform penjualan dan pemasaran. Anda dapat melakukan sesi foto sendiri dengan menggunakan pencahayaan yang terang, background polos atau ambience yang menarik, hingga dapat menggunakan model. 

  1. Tentukan harga produk

Dalam menentukan harga produk, Anda bisa menyesuaikan harga produk dengan harga pasaran, kualitas barang, biaya operasional hingga modal. Penting untuk Anda menjual produk dengan harga sesuai pasaran dan tidak lebih dari itu. Hal ini akan membuat produk Anda tidak dilirik oleh pembeli. 

  1. Lakukan pemasaran secara efektif

Langkah yang juga tidak kalah penting dalam menjalani bisnis thrifting adalah melakukan promosi secara efektif dan efisien. Anda bisa memanfaatkan Instagram, Facebook, marketplace, hingga iklan/ads melalui social media. Anda juga dapat bekerjasama dengan influencer/KOL untuk menarik minat konsumen. Selain itu, Anda juga dapat membuat seasonal promotion seperti cashback, diskon tanggal kembar, bundling produk, potongan harga di akhir bulan, dan lain sebagainya. 

Jika Anda sudah memahami seluk-beluk bisnis thrifting dan cara memulainya, maka Anda dapat dengan mudah memulainya dan menjadikan bisnis ini sumber pendapatan Anda. Agar bisnis lebih lancar dalam hal menerima pembayaran online, Anda bisa menggunakan Faspay. Faspay merupakan sistem pembayaran online yang menyediakan 50+ channel pembayaran, seperti Virtual Account, Kartu Kredit, pembayaran di gerai Alfamart maupun Indomaret, paylater dan beragam opsi pembayaran lainnya. Anda juga tidak perlu khawatir dalam rekap transaksi harian karena sudah ada dashboard. Dengan Faspay, pelanggan jadi lebih banyak pilihan pembayaran dan penjualan akan meningkat. 

Tunggu apa lagi, segera gunakan Faspay agar bisnis lebih #MudahGoDigital dan berkembang!

Lihat Artikel Lainnya

faspay partner

Faspay Resmi Menjadi Mitra Pembayaran Online Ipigrosir.com untuk Dorong Ekonomi Pondok Pesantren di Era Digital

WhatsApp Image 2020-09-09 at 3.25.14 PM

Alasan Anda Perlu Belajar dari Kompetitor Bisnis

WhatsApp Image 2020-08-31 at 3.38.30 PM

Pebisnis Wajib Tahu! 5 Jenis TikTok Marketing Bagi Bisnis Anda

Image Article

3 Alasan Mengapa Layanan Refund Menjadi Hal Yang Penting Bagi Bisnis