Faspay Blog

Cari tahu tentang tips bisnis online, teknologi pembayaran,
pemasaran digital, dan segala yang ingin diketahui tentang Faspay

Oct_Riset Pemasaran_Thumbnail

Dalam dunia bisnis yang kompetitif saat ini, memiliki pemahaman mendalam tentang riset pemasaran adalah salah satu kunci sukses. Tanpa pengetahuan dan pemahaman ini, sulit untuk mengambil langkah-langkah strategis yang tepat untuk memenangkan persaingan di pasar yang semakin ketat. Oleh karena itu, metode riset pemasaran yang efektif dan efisien menjadi hal yang sangat penting untuk mengeksplorasi. 

Apa Itu Riset Pemasaran? 

 

Riset pemasaran adalah sebuah proses sistematis yang dilakukan oleh perusahaan atau organisasi untuk mengumpulkan, mencatat, menganalisis, dan menginterpretasikan informasi yang berkaitan dengan pasar atau target pasar serta produk atau layanan. Tujuan utama dari riset pemasaran adalah untuk memahami dengan lebih baik kebutuhan, preferensi, dan perilaku konsumen serta tren pasar yang relevan. Riset pemasaran memberikan dasar data yang kuat untuk pengambilan keputusan strategis dalam bidang pemasaran dan bisnis. Terutama untuk mengefisiensikan dan menyalurkan sumber daya pemasaran ke dalam ide dan kampanye yang paling potensial. Dengan demikian, tindakan pemasaran yang dijalankan dapat mencapai tingkat efisiensi yang tinggi dan menghasilkan profitabilitas yang optimal.

Metode Riset Pemasaran 

  • Survei 

Melalui survei, Anda dapat mengumpulkan pendapat dan preferensi konsumen terkait produk atau layanan kompetitor. Cari tahu apa yang disukai pelanggan tentang produk atau layanan kompetitor, dan apa yang mungkin tidak mereka sukai. Dengan cara ini, Anda dapat mengidentifikasi area di mana kompetitor Anda mungkin lebih unggul dan mencari inovasi untuk meningkatkan produk atau layanan. Anda dapat melakukan survei melalui telepon, email, formulir online, dan tatap muka. 

 

  • Focus Group

Dalam sesi focus group ini, peserta diajak untuk berdiskusi dan memberikan pandangan mereka tentang produk atau layanan kompetitor. Anda dapat meminta peserta untuk membandingkan produk atau layanan Anda dengan produk atau layanan kompetitor dan mengungkapkan pendapat mereka. Agar dapat melaksanakan focus group, perusahaan harus melakukan proses pencarian yang mewakili beragam karakteristik demografis konsumen dengan merata. Ini dapat membantu Anda memahami persepsi konsumen tentang keunggulan kompetitor.

 

  • Wawancara

Wawancara kualitatif adalah metode riset yang melibatkan pertanyaan terbuka dan mendalam kepada individu-individu yang relevan, seperti pelanggan atau ahli industri. Dalam wawancara ini, Anda dapat mengeksplorasi berbagai aspek yang mempengaruhi pandangan mereka tentang produk/layanan kompetitor, termasuk keunggulan yang mereka lihat. Pertanyaan yang umumnya digunakan dalam wawancara kualitatif sering bersifat open-ended question, dan pewawancara mendorong responden untuk menyampaikan respons yang lebih komprehensif.

 

  • Social Media Listening 

Dengan menggunakan alat analisis media sosial, Anda dapat melacak dan menganalisis percakapan tentang kompetitor, menemukan tren, serta mengidentifikasi respons pelanggan terhadap produk atau layanan mereka. Anda dapat mengumpulkan data tentang kekuatan, kelemahan, dan area potensial yang dapat diperbaiki atau dikembangkan. Data yang didapatkan dari metode ini cenderung mewakili pandangan yang jujur dan tidak disaring karena tanggapan yang didapatkan tidak diminta.

 

  • Observasi

Observasi mengacu pada tindakan mempelajari dan mengamati secara langsung atau online terhadap bagaimana produk atau layanan kompetitor digunakan oleh pelanggan, serta menganalisis bagaimana kompetitor berinteraksi dengan pasar mereka. Metode ini melibatkan pencatatan aktivitas konsumen di lingkungan pasar, seperti dalam sebuah toko, dan kemudian menganalisis kebiasaan serta pola berbelanja yang mereka tunjukkan. Hasil riset akan lebih efektif jika konsumen tidak menyadari observasi yang dilakukan. 

 

  • Uji Coba Lapangan

Perusahaan mengizinkan partisipan untuk menggunakan produk dan mengumpulkan data yang diberikan. Tujuannya untuk menganalisis reaksi pembeli terhadap produk secara langsung dan untuk menentukan sejauh mana daya tarik produk untuk seorang konsumen. 

 

  • Kuesioner

Kuesioner adalah alat yang efektif untuk mengumpulkan data secara terstruktur dari pelanggan. Dengan merancang kuesioner yang sesuai, Anda dapat mendapatkan tanggapan yang spesifik tentang bagaimana pelanggan melihat keunggulan kompetitor. Setelah mendapatkan hasil kuesioner, Anda dapat menganalisis data sesuai dengan kebutuhan pemasaran. 

 

Langkah Melakukan Riset Pemasaran

 

1. Definisikan Tujuan

Langkah pertama dalam riset pasar adalah mengidentifikasi tujuan Anda dengan jelas. Apa yang ingin Anda ketahui atau capai melalui riset ini? Mungkin Anda ingin memahami preferensi konsumen terhadap produk baru, mengevaluasi efektivitas kampanye pemasaran, atau mengidentifikasi pesaing potensial. Menentukan tujuan yang jelas akan membantu merumuskan pertanyaan yang tepat dan fokus dalam riset.

2. Tentukan Metode Riset

Setelah tujuan diketahui, Anda perlu merancang metode riset yang sesuai. Ini termasuk memilih jenis riset (misalnya, survei, wawancara, atau analisis data sekunder), menentukan populasi atau sampel yang akan diteliti, serta merancang pertanyaan atau alat riset yang relevan. Desain riset harus mencerminkan tujuan dan skala riset yang Anda rencanakan.

3. Kumpulkan Data

Selanjutnya, Anda akan mengumpulkan data sesuai dengan metode riset yang telah dirancang. Ini bisa melibatkan wawancara dengan responden, mengirimkan survei kepada pelanggan, mengamati perilaku konsumen di lapangan, atau mengumpulkan data sekunder dari sumber yang sudah ada. Pastikan data yang dikumpulkan akurat dan relevan dengan tujuan riset.

4. Analisis Data

Setelah data terkumpul, langkah berikutnya adalah menganalisisnya. Proses ini melibatkan pengolahan data, identifikasi tren atau pola yang muncul, dan pengambilan kesimpulan. 

5. Sajikan Hasil dan Ambil Tindakan

Langkah terakhir adalah menyajikan hasil riset secara jelas dan komprehensif. Hasil riset ini dapat digunakan untuk menginformasikan pengambilan keputusan bisnis, merumuskan strategi pemasaran yang lebih baik, atau mengevaluasi kinerja produk atau layanan. Penting untuk mengambil tindakan berdasarkan temuan riset untuk merespons secara efektif terhadap hasil yang ditemukan.

 

Dengan menggunakan metode riset pemasaran yang telah disebutkan di atas, Anda dapat mengidentifikasi kelemahan dan peluang yang ada di pasar. Dengan pemahaman ini, Anda dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk meningkatkan daya saing perusahaan Anda dan meraih kesuksesan dalam lingkungan bisnis yang kompetitif.

 

Jadi, jangan remehkan pentingnya riset pemasaran yang cermat untuk landasan aktivitas pemasaran. Ini adalah langkah pertama menuju strategi pemasaran yang kuat dan berkelanjutan.

 

Mari #MaksimalkanPembayaranBisnis Anda bersama Faspay dengan daftar disini atau pelajari lebih lanjut mengenai produk Faspay disini

Lihat Artikel Lainnya

tren pembayaran 2020

5 Prediksi Tren Teknologi Pembayaran yang Akan Membentuk 2020

Transfer money to indonesia

How to Transfer Money Online Cheaply to Indonesia

era industri 4 - 0

Ini 4 Manfaat Era Industri 4-0 (Era Digitalisasi)

Cara Membuat QRIS

4 Cara Membuat QRIS Online Standar Pembayaran Nasional untuk Website dan Aplikasi Bisnis