Faspay Blog

Cari tahu tentang tips bisnis online, teknologi pembayaran, pemasaran digital, dan segala yang ingin diketahui tentang Faspay

Running club kini berkembang menjadi lebih dari sekadar komunitas olahraga. Tren lari bersama ini membuka berbagai peluang bisnis, mulai dari penyelenggaraan event, penjualan perlengkapan olahraga, hingga kolaborasi brand dengan komunitas.

Popularitas running club juga mencerminkan perubahan gaya hidup, khususnya generasi muda yang semakin tertarik pada aktivitas fisik sekaligus interaksi sosial.

Bagi pelaku usaha, fenomena ini menghadirkan peluang untuk menjangkau konsumen melalui pengalaman berbasis komunitas. Lantas, mengapa running club semakin diminati dan bagaimana bisnis dapat memanfaatkan tren tersebut?

Apa Itu Running Club?

Running club adalah komunitas yang mempertemukan individu dengan minat olahraga lari untuk berlatih, mengikuti kegiatan bersama, dan membangun koneksi sosial.

Kegiatan running club biasanya mencakup weekly group run, latihan berdasarkan tingkat kemampuan, persiapan kompetisi, hingga kegiatan sosial setelah berlari.

Berbeda dengan olahraga mandiri, running club menawarkan pengalaman kolektif yang dapat membantu anggota menjaga konsistensi berolahraga.

Komunitas ini juga semakin beragam. Sebagian berfokus pada peningkatan performa atletik, sementara lainnya mengutamakan kegiatan santai, interaksi sosial, atau eksplorasi tempat baru melalui olahraga lari.

Kehadiran komunitas tersebut turut menciptakan kebutuhan terhadap produk dan layanan pendukung, yang membuka peluang komersial bagi berbagai sektor bisnis.

Mengapa Running Club Semakin Populer?

Popularitas running club berkaitan dengan meningkatnya minat terhadap gaya hidup aktif dan kebutuhan akan interaksi sosial secara langsung.

Fenomena tersebut tercermin dalam laporan Strava Year in Sport Trend 2025.

Berdasarkan data global Strava, jumlah klub baru di platform tersebut hampir meningkat empat kali lipat sepanjang 2025, dengan total mencapai satu juta klub. Khusus klub lari, jumlahnya meningkat 3,5 kali lipat, sementara aktivitas yang diselenggarakan klub meningkat 1,5 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Laporan tersebut juga menemukan bahwa 30% responden Gen Z berencana meningkatkan pengeluaran untuk kebugaran pada 2026.

Temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas olahraga semakin berkaitan dengan kebiasaan konsumsi, interaksi sosial, dan pembentukan komunitas.

Setidaknya terdapat tiga faktor yang mendukung popularitas running club:

  • Gaya hidup sehat: Lari menjadi pilihan olahraga yang relatif mudah diakses dan dapat disesuaikan dengan kemampuan individu.
  • Kebutuhan interaksi sosial: Komunitas menyediakan ruang untuk bertemu orang baru melalui kegiatan dengan minat yang sama.
  • Pengaruh media sosial: Platform seperti Instagram, TikTok, dan Strava membantu komunitas membagikan aktivitas sekaligus menjangkau calon anggota.

Bagi bisnis, perubahan tersebut menarik karena komunitas dapat menciptakan interaksi konsumen yang berlangsung secara berulang, bukan hanya ketika terjadi pembelian.

6 Peluang Bisnis dari Tren Running Club

Popularitas running club membuka peluang bisnis di berbagai sektor, mulai dari event olahraga, F&B, hingga layanan kreatif. Berikut enam peluang yang bisa dimanfaatkan.

  1. Penyelenggaraan Event dan Fun Run

Bisnis dapat menyelenggarakan community fun run, thematic run, atau kompetisi lari dengan sumber pendapatan dari biaya registrasi, sponsorship, dan kerja sama tenant.

Untuk mendukung operasional, sistem registrasi dan pembayaran digital dapat membantu mempercepat konfirmasi peserta sekaligus mengurangi pengecekan transaksi manual.

Baca Juga: Payment Gateway untuk Event: Kunci Transaksi Tanpa Ribet

  1. Bisnis Perlengkapan dan Merchandise Lari

Kebutuhan komunitas terhadap sepatu, pakaian olahraga, dan aksesori lari menciptakan peluang bagi brand maupun UMKM.

Bisnis juga dapat menawarkan merchandise eksklusif seperti jersey dan topi komunitas melalui sistem pre-order, bundling, atau promosi terbatas.

Baca Juga: Strategi Flash Sale untuk Dongkrak Penjualan

  1. Bisnis F&B Berbasis Komunitas

Kebiasaan berkumpul setelah berlari membuka peluang bagi coffee shop, restoran, dan bisnis makanan sehat.

Strateginya dapat berupa paket post-run breakfast, diskon khusus anggota, atau kolaborasi dengan running club untuk meningkatkan kunjungan pelanggan.

Baca Juga: Strategi Pembayaran Digital Terbaik untuk Bisnis F&B di Tahun 2026

  1. Sponsorship dan Brand Activation

Running club dapat menjadi sarana experiential marketing bagi brand yang ingin menjangkau komunitas olahraga.

Bentuk kolaborasinya meliputi sponsorship event, product sampling, hydration station, hingga sesi uji coba produk. Bagi komunitas, kerja sama ini juga membuka sumber pendapatan tambahan.

  1. Program Membership dan Coaching

Running club dapat menawarkan membership berbayar yang mencakup pelatihan khusus, pendampingan pelatih, atau akses eksklusif ke event.

Untuk mengelola pembayaran rutin, sistem recurring billing atau autodebet dapat membantu menyederhanakan proses penagihan anggota.

Baca Juga: Autodebet: Strategi Mengoptimalkan Efisiensi Pembayaran

  1. Jasa Dokumentasi dan Konten Olahraga

Kegiatan running club membuka peluang bagi fotografer, videografer, dan kreator konten.

Layanan yang ditawarkan dapat berupa dokumentasi event, video promosi komunitas, hingga produksi konten untuk kebutuhan kampanye sponsor.

Bagaimana Cara Memulai Bisnis Running Club?

Agar peluang bisnis running club dapat berkembang secara berkelanjutan, berikut empat langkah yang perlu diperhatikan.

  1. Tentukan Target Pasar dan Model Bisnis

Identifikasi target audiens, seperti pelari pemula, pelari kompetitif, atau komunitas sosial. Kemudian, tentukan sumber pendapatan melalui event, membership, merchandise, atau sponsorship.

Untuk pengelolaan banyak tagihan sekaligus, bisnis dapat memanfaatkan sistem bulk invoice.

Baca Juga: Bulk Invoice, Solusi Kirim Tagihan ke Banyak Pelanggan

  1. Bangun Kolaborasi dengan Komunitas

Jalin kerja sama dengan running club yang sudah aktif untuk memahami kebutuhan pasar, memperluas jangkauan audiens, dan menguji konsep bisnis melalui kegiatan berskala kecil.

  1. Hitung Biaya dan Potensi Keuntungan

Perhitungkan biaya operasional, perlengkapan, promosi, hingga transaksi pembayaran. Tetapkan harga tiket, membership, atau produk yang kompetitif tanpa mengorbankan margin keuntungan.

  1. Sederhanakan Registrasi dan Pembayaran

Sediakan proses pendaftaran yang praktis dengan pilihan pembayaran digital. Pengelola dapat menggunakan payment link untuk menerima pembayaran melalui WhatsApp atau media sosial tanpa perlu membangun website sendiri.

Baca Juga: Payment Link: Pengertian, Fungsi & Manfaatnya untuk Dorong Penjualan

Pentingnya Pembayaran Digital dalam Bisnis Running Club

Seiring meningkatnya skala kegiatan, kebutuhan pembayaran dapat menjadi semakin kompleks.

Penyelenggara mungkin harus menerima biaya pendaftaran dari ratusan peserta, mengelola membership, hingga memproses pembayaran merchandise dan tenant.

Tanpa sistem yang terstruktur, pencocokan transaksi secara manual berpotensi menyita waktu dan meningkatkan risiko kesalahan administrasi.

Karena itu, pemilihan infrastruktur pembayaran menjadi salah satu pertimbangan penting dalam mengembangkan bisnis berbasis komunitas.

Beberapa kebutuhan yang perlu diperhatikan meliputi:

  • Multi-payment channel: Menyediakan metode seperti QRIS, Virtual Account, e-wallet, dan kartu sesuai preferensi peserta.
  • Payment link dan digital invoice: Membantu pengelola mengirim tagihan untuk registrasi, membership, atau merchandise.
  • Notifikasi pembayaran: Mempermudah konfirmasi ketika transaksi berhasil diproses.
  • Monitoring transaksi: Mendukung pencatatan pendapatan dan rekonsiliasi pembayaran secara lebih terstruktur.

Untuk event dengan registrasi online, Virtual Account juga dapat menjadi alternatif karena pembayaran dapat dikaitkan dengan nomor pelanggan atau transaksi.

Baca Juga: Cara Membuat Virtual Account untuk Bisnis, Mulai dari Mana?

Sementara itu, untuk transaksi langsung di lokasi event, QRIS dapat menjadi pilihan praktis bagi peserta maupun tenant.

Baca Juga: QRIS All Payment, Satu QR untuk Banyak Cara Bayar

Agar pembayaran berjalan lancar, pengelola juga perlu memahami cara memverifikasi keberhasilan transaksi dan memilih jenis QRIS yang sesuai dengan kebutuhan operasional.

Baca Juga: Cara Kerja QRIS Agar Check Out Lebih Mudah

Sebagai Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) yang terdaftar dan diawasi Bank Indonesia, Faspay menyediakan solusi pembayaran digital yang dapat mendukung berbagai kebutuhan bisnis, termasuk penyelenggaraan event dan layanan berbasis komunitas.

Melalui Faspay Business, penyelenggara dapat menerima pembayaran digital melalui berbagai channel yang tersedia.

Sementara itu, Faspay Billing menyediakan fitur digital invoice, payment link, penagihan

Baca Juga: Rekonsiliasi Pembayaran Masih Manual? Ini Risikonya!

Kesimpulan

Running club berkembang menjadi bagian dari gaya hidup yang menggabungkan olahraga, interaksi sosial, dan aktivitas komunitas. Tren ini membuka berbagai peluang bisnis, mulai dari event, merchandise, hingga sponsorship dan membership.

Keberhasilan bisnis tidak hanya ditentukan oleh popularitas komunitas, melainkan juga kemampuan memahami kebutuhan pelanggan, mengelola operasional, dan menghadirkan pengalaman transaksi yang praktis.

Faspay Business dan Faspay Billing menyediakan solusi pembayaran digital yang membantu bisnis menerima pembayaran, mengelola tagihan, dan memantau transaksi secara lebih efisien.

Yuk, kunjungi Faspay sekarang dan daftarkan bisnis Anda sebagai merchant untuk mendapatkan solusi payment gateway terbaik yang aman, cepat, dan terpercaya!

Lihat Artikel Lainnya

running-club

Running Club Makin Diminati, Apa Peluang Bisnisnya?

peran-snap-api

Mengenal SNAP API dan Perannya dalam Pembayaran Digital

autodebet-strategi-optimalkan-efisiensi-pembayaran

Autodebet: Strategi Mengoptimalkan Efisiensi Pembayaran

top-up-unipin

Top Up UniPin di Alfamart Makin Untung, Bisa Tebus Murah Hadiah Menarik!