Faspay Blog
Cari tahu tentang tips bisnis online, teknologi pembayaran, pemasaran digital, dan segala yang ingin diketahui tentang Faspay
Memahami cara kerja QRIS menjadi semakin penting bagi bisnis di era pembayaran digital.
QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) adalah metode pembayaran berbasis QR code yang dikembangkan oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) untuk mempermudah transaksi pembayaran.
Melalui QRIS, pelanggan dapat menyelesaikan pembayaran hanya dengan scan QR code, tanpa perlu menggunakan uang tunai maupun memasukkan data pembayaran secara manual. Bagi bisnis, penggunaan QRIS juga membantu mendukung pengalaman pembayaran yang lebih efisien.
Namun, bagaimana sebenarnya QRIS bekerja? Bagaimana proses pembayaran bisa berlangsung hanya lewat scan QR code?
Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!
Baca Juga: Mengenal Payment Gateway: Pengertian, Cara Kerja, Manfaat & Keuntungannya
Cara Kerja QRIS dalam Proses Check Out
Bagaimana cara kerja QRIS? QRIS memiliki dua metode transaksi utama, yaitu Merchant Presented Mode (MPM) dan Customer Presented Mode (CPM). Simak detailnya:
A. Merchant Presented Mode (MPM)
Dalam metode Merchant Presented Mode (MPM), merchant menampilkan kode QR pembayaran yang dapat pelanggan scan menggunakan aplikasi pembayaran digital.
Metode ini adalah metode yang paling umum digunakan di toko retail, restoran, UMKM, hingga bisnis online.
Berikut tahapan cara kerja QRIS yang terjadi dalam metode MPM:
1. Merchant Menampilkan QRIS
Pertama-tama, merchant menyediakan kode QR di kasir atau halaman check out.
Kode QR ini nantinya dapat pelanggan pindai menggunakan berbagai aplikasi pembayaran digital seperti mobile banking, e-wallet, dan aplikasi pembayaran lainnya.
2. Pelanggan Scan QR Code
Pelanggan membuka aplikasi pembayaran yang mendukung QRIS, lalu memilih fitur scan QR untuk memindai kode QRIS.
Proses scan ini menjadi bagian utama dari cara kerja QRIS.
3. Input Nominal dan Konfirmasi Pembayaran
Pelanggan memasukkan nominal pembayaran atau nominal akan muncul otomatis jika merchant menggunakan QRIS dinamis.
Setelah itu, pelanggan melakukan konfirmasi pembayaran menggunakan PIN atau autentikasi biometrik.
4. Sistem Memproses Transaksi
Data pembayaran dikirim ke Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) pelanggan untuk memverifikasi saldo dan memproses transaksi. Dalam cara kerja QRIS, sistem PJP pelanggan kemudian akan terhubung dengan PJP merchant agar transaksi dapat diproses secara real-time dan efisien.
5. Notifikasi dan Penyelesaian Transaksi
Jika transaksi berhasil, merchant dan pelanggan akan menerima notifikasi pembayaran. Dana transaksi kemudian diteruskan ke rekening merchant sesuai proses settlement yang berlaku.
B. Customer Presented Mode (CPM)
Selain MPM, terdapat juga metode Customer Presented Mode (CPM). Pada metode ini, pelanggan menampilkan kode QR dari aplikasi pembayaran mereka untuk dipindai oleh merchant.
Metode ini sering digunakan di gerbang tol, tempat parkir, vending machine, dan self-service checkout.
Berikut tahapan cara kerja QRIS dalam metode CPM:
1. Pelanggan Menampilkan Kode QR
Pelanggan membuka aplikasi pembayaran digital lalu memilih fitur untuk menampilkan QR code pribadi pada aplikasi tersebut.
2. Merchant Memindai Kode QR Pelanggan
Merchant atau sistem pembayaran kemudian memindai kode QR pelanggan menggunakan perangkat pemindai, seperti mesin EDC atau scanner QRIS.
3. Konfirmasi dan Proses Pembayaran
Merchant memasukkan nominal pembayaran jika belum muncul otomatis. Sistem merchant kemudian mengirim data transaksi ke PJP merchant untuk diteruskan ke PJP pelanggan guna proses otoriasai pembayaran. Dalam cara kerja QRIS, proses ini dilakukan secara otomatis dan real-time.
4. Notifikasi dan Penyelesaian
Setelah transaksi berhasil, pelanggan dan merchant akan menerima notifikasi pembayaran. Dana akan diproses dan diteruskan ke rekening merchant.
Dengan memahami metode cara kerja QRIS baik melalui MPM maupun CPM, bisnis dapat menentukan sistem pembayaran yang paling sesuai dengan kebutuhan operasional dan pengalaman pelanggan.
Strategi Mengoptimalkan QRIS untuk Bisnis
Setelah memahami cara kerja QRIS, saja tidak cukup, bisnis juga perlu mengoptimalkan penggunaan QRIS agar proses checkout menjadi lebih maksimal dan mendukung peningkatan transaksi.
Berikut beberapa tips untuk mengoptimalkan penggunaan QRIS, baik dalam cara kerja QRIS tipe MPM atau CPM.
1. Tempatkan QRIS di Area yang Mudah Diakses
Pastikan QRIS mudah terlihat oleh pelanggan agar proses pembayaran menjadi lebih cepat. Penempatan QRIS yang tepat akan membantu cara kerja QRIS berjalan lebih optimal saat checkout.
2. Integrasikan dengan Payment Gateway
Menghubungkan QRIS dengan payment gateway dapat membuat pengelolaan transaksi jadi jauh lebih rapi dan praktis, terutama untuk bisnis yang memiliki banyak channel seperti toko offline, website, atau aplikasi.
Beberapa layanan payment gateway menyediakan QRIS, termasuk Faspay. Dengan payment gateway, QRIS dapat diintegrasikan di di berbagai sistem checkout, mulai dari website, aplikasi mobile, hingga POS (kasir).
Plus, setiap transaksi yang terjadi langsung tercatat otomatis di dashboard, lengkap dengan status pembayaran, nominal, dan waktu transaksi.
Dengan payment gateway, cara kerja QRIS jadi lebih maksimal karena bukan cuma memudahkan pembayaran, tapi juga bikin seluruh alur transaksi lebih terkontrol dan mudah dipantau dalam satu sistem.
Baca Juga: Mengenal Payment Gateway: Definisi, Cara Kerja, Manfaat, dan Keuntungannya
3. Gunakan Tampilan Check Out yang Simpel
Semakin sederhana tampilan pembayaran, semakin besar peluang pelanggan menyelesaikan transaksi. Tampilan check out yang simpel dapat membantu meningkatkan conversion rate dan kenyamanan pelanggan.
4. Edukasi Pelanggan tentang Penggunaan QRIS
Semakin banyak pelanggan memahami cara kerja QRIS, semakin tinggi potensi penggunaan pembayaran digital.
Edukasi sederhana mengenai cara kerja QRIS juga dapat membantu pelanggan merasa lebih nyaman saat bertransaksi menggunakan QRIS.
5. Pantau dan Analisis Transaksi Secara Berkala
Data transaksi QRIS dapat membantu bisnis memahami perilaku pelanggan dan meningkatkan strategi penjualan. Dengan memanfaatkan data dari cara kerja QRIS, bisnis dapat mengambil keputusan yang lebih tepat untuk pengembangan usaha.
Dengan strategi yang tepat, QRIS tidak hanya membantu mempercepat check out, tetapi juga meningkatkan kenyamanan pelanggan dan conversion rate bisnis.
Selain itu, optimalisasi cara kerja QRIS dapat membantu bisnis menghadirkan pengalaman pembayaran yang lebih modern, praktis, dan efisien.
Kesimpulan
Memahami cara kerja QRIS menjadi langkah penting bagi bisnis yang ingin menghadirkan proses checkout yang lebih cepat dan efisien. Dengan sistem pembayaran berbasis QR code, QRIS membantu pelanggan menyelesaikan transaksi dengan lebih mudah.
Namun, agar manfaatnya lebih maksimal, QRIS sebaiknya tidak berdiri sendiri. Integrasi dengan payment gateway memungkinkan seluruh transaksi QRIS tercatat dan terkelola secara otomatis dalam satu sistem, mulai dari checkout di website atau aplikasi, hingga pencatatan di dashboard bisnis secara real-time.
Hal ini membuat proses operasional lebih rapi, meminimalkan kesalahan pencatatan, dan memudahkan bisnis dalam melakukan monitoring serta rekonsiliasi transaksi.
Yuk, kunjungi Faspay sekarang dan daftarkan bisnis Anda sebagai merchant untuk mendapatkan solusi payment gateway terbaik yang aman, cepat, dan terpercaya!