Faspay Blog
Cari tahu tentang tips bisnis online, teknologi pembayaran, pemasaran digital, dan segala yang ingin diketahui tentang Faspay
Recurring payment dapat diaktifkan dengan payment gateway untuk membantu bisnis mengelola pembayaran berulang secara lebih terstruktur. Solusi ini memungkinkan bisnis membuat proses penagihan berkala sesuai dengan model layanan, jadwal pembayaran, dan metode pembayaran yang tersedia.
Model pembayaran berulang banyak digunakan oleh bisnis subscription, membership, SaaS, hingga layanan dengan sistem tagihan rutin. Dengan dukungan payment gateway yang tepat, bisnis dapat mengintegrasikan proses pembayaran dengan sistem atau aplikasi yang digunakan.
Lalu, bagaimana cara kerja recurring payment dengan payment gateway dan apa manfaatnya bagi bisnis?
Baca Juga: Mengenal Payment Gateway untuk Bisnis: Panduan Lengkap
Apa Itu Recurring Payment?
Recurring payment adalah metode pembayaran berulang yang dilakukan secara berkala berdasarkan jadwal tertentu, seperti mingguan, bulanan, atau tahunan.
Berbeda dengan one-time payment yang hanya dilakukan satu kali, recurring payment dirancang untuk mendukung transaksi berulang selama pelanggan masih menggunakan produk atau layanan.
Contohnya, pelanggan berlangganan software dengan biaya Rp500.000 per bulan. Setiap bulan, bisnis perlu menagih pelanggan sesuai periode langganannya. Proses inilah yang dapat dikelola melalui sistem recurring payment.
Secara umum, recurring payment dapat dijalankan melalui integrasi antara sistem bisnis dan payment gateway. Mekanisme yang digunakan dapat berbeda tergantung pada payment method, model bisnis, dan fitur yang tersedia pada payment gateway.
Berikut gambaran prosesnya.
1. Tentukan Model Pembayaran Berulang
Pertama, bisnis perlu menentukan bagaimana sistem recurring payment akan diterapkan.
Beberapa hal yang perlu ditentukan antara lain frekuensi pembayaran, nominal pembayaran, tanggal atau periode tagihan, durasi subscription, dan metode pembayaran yang tersedia.
2. Integrasikan Sistem dengan Payment Gateway
Selanjutnya, bisnis dapat menghubungkan website, aplikasi, atau sistem billing dengan payment gateway.
Integrasi ini membantu sistem mengirimkan atau memproses instruksi pembayaran berdasarkan customer journey dan metode pembayaran yang digunakan.
Payment gateway dapat berperan sebagai infrastruktur yang menghubungkan bisnis dengan berbagai channel pembayaran, sehingga bisnis tidak perlu membangun integrasi pembayaran secara terpisah untuk setiap channel.
Baca Juga: Mengenal Payment Gateway: Definisi, Fungsi, dan Keuntungannya
3. Pelanggan Memilih Metode Pembayaran
Pelanggan kemudian memilih metode pembayaran yang tersedia.
Pada tahap ini, bisnis perlu mempertimbangkan preferensi pelanggan. Tidak semua pelanggan menggunakan metode pembayaran yang sama, sehingga menyediakan pilihan yang relevan dapat membantu mengurangi hambatan saat pembayaran.
Tergantung pada metode dan mekanisme yang digunakan, proses recurring payment dapat dilakukan melalui:
- pembayaran otomatis;
- tagihan berkala;
- payment link;
- invoice; atau
- pengingat pembayaran
-
Sistem Menjalankan Proses Billing Sesuai Jadwal
Setelah jadwal pembayaran ditentukan, sistem dapat menjalankan proses billing sesuai periode yang telah ditetapkan.
Sebagai contoh :Ketika periode pembayaran tiba, sistem dapat menjalankan proses penagihan sesuai dengan mekanisme recurring payment yang telah dikonfigurasi.
5. Pantau Status Pembayaran
Setelah pembayaran diproses, bisnis perlu memantau status transaksi.
Beberapa status yang perlu diperhatikan antara lain:
- pembayaran berhasil;
- pembayaran tertunda;
- pembayaran gagal; dan
- pembayaran yang memerlukan tindakan lanjutan dari pelanggan.
Pengelolaan status transaksi menjadi penting karena pembayaran gagal dapat memengaruhi pendapatan dan customer retention, terutama pada bisnis berbasis subscription.
Bagaimana Cara Mengaktifkan Recurring Payment dengan Payment Gateway?
Manfaat Menggunakan Payment Gateway untuk Recurring Payment
Menggunakan payment gateway dapat membantu bisnis mengelola recurring payment dengan sistem yang lebih terintegrasi.
1. Mempermudah Integrasi Pembayaran
Bisnis tidak perlu membangun koneksi pembayaran secara terpisah untuk setiap channel yang ingin digunakan.
Melalui satu integrasi payment gateway, bisnis dapat menghubungkan sistemnya dengan metode pembayaran yang tersedia dari penyedia layanan tersebut.
Hal ini dapat membantu mengurangi kompleksitas teknis ketika bisnis ingin mengembangkan pengalaman pembayaran.
2. Mendukung Proses Billing yang Lebih Terstruktur
Recurring payment membutuhkan pengelolaan jadwal dan status transaksi secara konsisten.
Dengan sistem yang terintegrasi, bisnis dapat membangun alur billing yang lebih terstruktur, mulai dari pembuatan tagihan hingga pemantauan status pembayaran.
3. Memberikan Lebih Banyak Pilihan Pembayaran
Preferensi pembayaran setiap pelanggan dapat berbeda.
Karena itu, bisnis perlu mempertimbangkan metode pembayaran yang paling relevan dengan target pelanggan. Payment gateway dapat membantu bisnis menyediakan berbagai opsi pembayaran melalui satu ekosistem integrasi.
4. Mengurangi Proses Penagihan Manual
Tanpa sistem yang terintegrasi, tim mungkin perlu melakukan berbagai pekerjaan secara manual, seperti:
- mengecek pelanggan yang jatuh tempo;
- membuat tagihan;
- mengirim invoice;
- mengirim pengingat pembayaran;
- memeriksa status transaksi; dan
- melakukan rekonsiliasi.
Dengan proses yang lebih terstruktur, recurring payment dapat membantu mengurangi pekerjaan administratif yang berulang.
5. Mendukung Pertumbuhan Bisnis yang Lebih Scalable
Semakin banyak pelanggan aktif, semakin kompleks proses pengelolaan pembayaran.
Sistem recurring payment yang terintegrasi dengan payment gateway dapat membantu bisnis membangun proses yang lebih siap untuk menangani peningkatan volume transaksi.
Aktifkan Sistem Pembayaran Berulang untuk Bisnis Anda dengan Faspay
Faspay mendukung kebutuhan recurring payment melalui fitur pembayaran berulang yang memungkinkan bisnis mengatur jadwal penagihan secara berkala. Bisnis juga dapat memanfaatkan fitur recurring billing dan pengingat pembayaran untuk membantu mengelola tagihan pelanggan.
Kesimpulan
Menerapkan sistem recurring payment adalah kunci untuk menjamin arus kas bisnis yang stabil dan meningkatkan retensi pelanggan melalui otomatisasi penagihan. Dengan sistem ini, Anda tidak perlu lagi membuang waktu untuk proses tagihan manual yang rentan kendala.
Pastikan operasional bisnis berjalan lancar dengan infrastruktur pembayaran yang tepat.
Yuk, kunjungi Faspay sekarang dan daftarkan bisnis Anda sebagai merchant untuk mendapatkan solusi payment gateway terbaik yang aman, cepat, dan terpercaya!