Faspay Blog
Cari tahu tentang tips bisnis online, teknologi pembayaran, pemasaran digital, dan segala yang ingin diketahui tentang Faspay
Social commerce adalah pemanfaatan media sosial untuk membantu penemuan, promosi, dan penjualan produk atau jasa. Perjalanannya dapat dimulai dari konten, berlanjut ke interaksi dengan penjual, lalu berakhir pada pembayaran melalui kanal transaksi yang tersedia.
Bagi bisnis, peluangnya bukan sekadar mendapatkan banyak views. Tantangannya adalah mengubah ketertarikan menjadi pesanan yang benar-benar dibayar. Di sinilah konten, kepercayaan pelanggan, dan pengalaman pembayaran perlu saling mendukung.
Bagaimana social commerce membuka peluang penjualan? Baca selengkapnya di artikel ini!
Baca Juga: Mengenal Payment Gateway untuk Bisnis: Panduan Lengkap
Apa Itu Social Commerce?
E-commerce mencakup perdagangan melalui sistem elektronik, sedangkan social commerce menekankan peran media sosial dalam mendorong pembelian. Keduanya dapat saling terhubung dalam satu perjalanan pelanggan.
| Aspek | E-commerce | Social commerce |
| Titik awal belanja | Website, aplikasi toko, atau marketplace | Konten, rekomendasi, dan interaksi di media sosial |
| Cara menemukan produk | Pencarian, kategori, atau katalog | Video, live, ulasan, dan unggahan |
| Interaksi pelanggan | Fitur toko dan layanan pelanggan | Komentar, pesan, dan percakapan komunitas |
| Penyelesaian transaksi | Sistem checkout kanal penjualan | Kanal transaksi yang dihubungkan dari media sosial |
Sebagai ilustrasi, pelanggan bisa menemukan sepatu melalui video kreator, membuka website penjual, lalu membayar di halaman checkout. Penemuannya terjadi melalui media sosial, sedangkan pembeliannya berlangsung di toko online.
Karena itu, bisnis perlu menjaga kesinambungan informasi. Harga, ketersediaan produk, dan ketentuan promo dalam konten sebaiknya sesuai dengan halaman pembelian.
Bagaimana Cara Kerja Social Commerce?
Alurnya dapat diringkas menjadi lihat konten → tertarik → cari informasi → buat pesanan → bayar.
Pada tahap awal, konten memperkenalkan produk dalam situasi yang relevan. Video mencoba pakaian, misalnya, membantu calon pelanggan melihat potongan dan tampilan produk saat digunakan.
Selanjutnya, pelanggan mencari kepastian. Mereka mungkin membaca komentar, melihat testimoni, atau bertanya tentang ukuran dan pengiriman. Informasi yang jelas membantu mereka menilai apakah produk sesuai kebutuhan.
Setelah tertarik membeli, pelanggan membutuhkan langkah berikutnya yang mudah dipahami. Bisnis dapat mengarahkan mereka ke halaman produk atau membantu pemesanan melalui chat, lalu menyediakan sarana pembayaran.
Perjalanan ini bisa terhambat ketika tautan tidak berfungsi, harga tidak jelas, atau admin meminta pelanggan mengulang informasi. Konten menarik perlu diikuti proses pemesanan yang tertata.
Contoh Social Commerce dalam Aktivitas Sehari-hari
1. Video Produk yang Mengarahkan ke Toko Online
Brand fashion menampilkan beberapa cara memakai satu kemeja. Pelanggan yang tertarik membuka tautan toko untuk memilih ukuran dan menyelesaikan pesanan.
Konten membantu menjawab pertanyaan praktis sebelum membeli: bagaimana tampilannya, cocok dipakai kapan, dan apa yang membedakannya dari produk lain.
2. Live untuk Demonstrasi dan Tanya Jawab
Bisnis perlengkapan rumah melakukan siaran langsung untuk memperlihatkan penggunaan produk. Penonton bisa bertanya tentang material, ukuran, atau perawatan, lalu diarahkan ke kanal pemesanan.
Format ini berguna untuk produk yang lebih mudah dipahami melalui demonstrasi daripada foto.
3. Ulasan Pelanggan dan Rekomendasi Kreator
Ulasan dapat membantu calon pembeli memahami pengalaman penggunaan produk. Namun, bisnis tetap perlu membedakan testimoni asli, kerja sama berbayar, dan klaim manfaat yang membutuhkan bukti.
Rekomendasi yang relevan sebaiknya dilengkapi informasi produk yang akurat agar pelanggan dapat mengambil keputusan dengan lebih baik.
4. Pemesanan melalui Chat
Pelanggan melihat katalog di media sosial, lalu menghubungi penjual untuk memastikan stok. Setelah pesanan disepakati, penjual mengirimkan invoice atau tautan pembayaran.
Pola ini cocok untuk pesanan yang membutuhkan konsultasi, seperti hampers, produk custom, atau paket layanan.
Manfaat Social Commerce untuk Bisnis
Social commerce membuka peluang untuk memperkenalkan produk sekaligus membantu pelanggan memahami alasan membelinya.
Pertama, bisnis bisa menjangkau calon pelanggan yang belum aktif mencari produk. Konten yang relevan mempertemukan kebutuhan sehari-hari dengan solusi yang ditawarkan.
Kedua, interaksi membantu mengurangi ketidakpastian. Pertanyaan tentang ukuran, cara penggunaan, atau pengiriman dapat dijawab sebelum pelanggan memesan.
Ketiga, bisnis mendapat masukan langsung. Komentar dan percakapan dapat menunjukkan informasi yang belum jelas atau kebutuhan yang belum terakomodasi.
Meski demikian, jangkauan tinggi belum tentu menghasilkan penjualan. Produk, harga, kualitas audiens, ketersediaan stok, dan proses pembayaran tetap memengaruhi hasilnya.
Cara Mengoptimalkan Social Commerce agar Lebih Siap Menghasilkan Transaksi
1. Buat Konten yang Menjawab Kebutuhan
Mulai dari pertanyaan pelanggan: produk ini untuk siapa, bagaimana penggunaannya, dan apa yang perlu diketahui sebelum membeli?
Gabungkan konten demonstrasi, informasi produk, dan ulasan yang dapat dipertanggungjawabkan. Tren bisa menjadi pintu masuk, tetapi relevansi produk tetap menjadi inti.
2. Perjelas Langkah Pemesanan
Gunakan arahan yang spesifik, seperti “Pilih ukuran di website” atau “Hubungi admin untuk cek stok”. Hindari membuat pelanggan mencari sendiri cara membeli.
Pastikan tautan membawa pelanggan ke halaman yang sesuai dengan produk dalam konten.
3. Sediakan Alur Pembayaran yang Praktis
Setelah pesanan disepakati, tampilkan rincian produk, nominal akhir, dan batas waktu pembayaran jika ada.
Untuk transaksi melalui chat, payment link dapat menghubungkan percakapan dengan halaman pembayaran. Pelanggan membuka tautan tagihan dan mengikuti proses pembayaran yang tersedia, tanpa perlu menerima instruksi panjang dari admin. Faspay
Baca juga: Payment Link: Pengertian, Fungsi & Manfaatnya untuk Dorong Transaksi.
4. Ukur sampai Pembayaran Berhasil
Jangan berhenti pada likes dan views. Pantau klik menuju toko, pertanyaan yang masuk, pesanan yang dibuat, serta pembayaran berhasil.
Sebagai ilustrasi, jika banyak orang membuka halaman produk tetapi sedikit yang membayar, evaluasi harga akhir, informasi pengiriman, dan pengalaman checkout. Data tersebut membantu menentukan bagian yang perlu diperbaiki.
Peran Faspay dalam Mendukung Pembayaran dari Media Sosial
Untuk bisnis yang menerima pesanan dari media sosial atau chat, proses pembayaran perlu dibuat praktis bagi pelanggan sekaligus mudah dikelola oleh tim.
Faspay merupakan salah satu penyedia payment gateway yang menawarkan berbagai solusi pembayaran digital untuk bisnis. Mulai dari virtual account, e-wallet, hingga kartu kredit, bisnis dapat menyediakan pilihan pembayaran yang sesuai dengan kebiasaan pelanggan.
Faspay juga menyediakan solusi invoice digital dan payment link untuk membantu bisnis mengirim tagihan serta menerima pembayaran melalui tautan. Dengan notifikasi dan pemantauan transaksi, tim dapat memverifikasi status pembayaran tanpa hanya mengandalkan bukti transfer dari pelanggan.
Dari checkout di website hingga pembayaran melalui chat, solusi pembayaran Faspay membantu menghubungkan ketertarikan pelanggan dengan proses transaksi yang lebih tertata.
Kesimpulan
Social commerce membuat media sosial menjadi bagian dari perjalanan belanja, mulai dari menemukan produk hingga memutuskan membeli. Peluangnya akan lebih siap dimanfaatkan ketika konten yang relevan diikuti informasi jelas, pemesanan tertata, dan pembayaran yang mudah diakses.
Untuk bisnis yang berjualan melalui media sosial atau chat, Faspay Billing dapat membantu mengirim invoice dan menerima pembayaran melalui link. Permudah langkah pelanggan dari tertarik menjadi transaksi dengan solusi pembayaran yang sesuai kebutuhan bisnis Anda.
Yuk, kunjungi Faspay sekarang dan daftarkan bisnis Anda sebagai merchant untuk mendapatkan solusi payment gateway terbaik yang aman, cepat, dan terpercaya!