Faspay Blog
Cari tahu tentang tips bisnis online, teknologi pembayaran, pemasaran digital, dan segala yang ingin diketahui tentang Faspay
SNAP API merupakan standar nasional Open API pembayaran yang ditetapkan Bank Indonesia untuk mendukung integrasi, interoperabilitas, dan keamanan sistem pembayaran digital di Indonesia. Standar ini membantu memastikan pertukaran informasi antarsistem pembayaran mengikuti ketentuan teknis yang seragam.
Di balik transaksi digital seperti pembayaran melalui Virtual Account, QRIS, atau layanan perbankan, terdapat berbagai sistem yang saling terhubung untuk memproses instruksi pembayaran.
Seiring berkembangnya ekosistem pembayaran digital, standardisasi menjadi semakin penting untuk mendukung komunikasi dan integrasi antarsistem. Lantas, apa itu SNAP API, bagaimana cara kerjanya, dan apa manfaatnya bagi bisnis?
Apa Itu SNAP API?
SNAP API merujuk pada Standar Nasional Open Application Programming Interface (API) Pembayaran, yaitu standar nasional yang ditetapkan Bank Indonesia untuk mendukung interoperabilitas sistem pembayaran di Indonesia.
SNAP resmi ditetapkan pada 16 Agustus 2021 sebagai bagian dari pengembangan sistem pembayaran nasional dalam Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025.
Secara sederhana, API merupakan teknologi yang memungkinkan dua aplikasi atau sistem saling berkomunikasi dan bertukar informasi.
Dalam pembayaran digital, API digunakan untuk berbagai kebutuhan, seperti mengirim permintaan transaksi, menerima respons pembayaran, dan memperbarui status transaksi.
Sementara itu, SNAP menyediakan standar teknis, keamanan, data, dan tata kelola untuk penyelenggaraan Open API pembayaran sesuai cakupannya.
Menurut Bank Indonesia, SNAP bertujuan mendukung integrasi, interkoneksi, interoperabilitas, serta keamanan dan keandalan infrastruktur sistem pembayaran.
Sejak 1 September 2023, pengelolaan SNAP telah dialihkan kepada Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), dengan Bank Indonesia tetap menjalankan perannya sebagai otoritas sistem pembayaran.
Baca Juga: Apa Itu PJP? Kenali Perannya dalam Pembayaran Digital
Mengapa SNAP API Penting dalam Pembayaran Digital?
Transaksi pembayaran digital melibatkan berbagai pihak, mulai dari bank, Penyedia Jasa Pembayaran (PJP), perusahaan teknologi finansial, hingga merchant.
Masing-masing penyedia dapat memiliki infrastruktur dan sistem komunikasi berbeda. Tanpa standar bersama, integrasi antarsistem berpotensi membutuhkan penyesuaian teknis secara berulang.
SNAP hadir untuk membantu mengatasi tantangan tersebut melalui standardisasi Open API pembayaran.
Secara umum, terdapat tiga tujuan utama penerapannya:
- Mendukung interoperabilitas. Memungkinkan sistem dari penyedia berbeda berkomunikasi menggunakan standar teknis yang konsisten.
- Memperkuat keamanan. Menetapkan persyaratan autentikasi, otorisasi, dan perlindungan komunikasi API.
- Mendorong efisiensi dan inovasi. Mengurangi perbedaan teknis yang tidak diperlukan serta mendukung pengembangan layanan pembayaran baru.
Dengan standar yang seragam, pelaku industri memiliki acuan bersama dalam membangun konektivitas sistem pembayaran.
Hal ini juga relevan bagi bisnis yang membutuhkan integrasi dengan berbagai layanan pembayaran melalui infrastruktur digital.
Mengapa SNAP API Penting dalam Pembayaran Digital?
SNAP menyediakan standar komunikasi bagi layanan Open API pembayaran, bukan sistem pemrosesan transaksi yang berdiri sendiri.
Dalam penerapannya, alur transaksi bergantung pada metode pembayaran dan penyedia layanan yang digunakan.
Sebagai ilustrasi, berikut proses sederhana pembayaran digital melalui API:
- Pembuatan transaksi. Pelanggan memilih metode pembayaran, kemudian sistem merchant mengirimkan permintaan transaksi melalui API.
- Validasi permintaan. Sistem penerima memverifikasi autentikasi, otorisasi, dan struktur data sesuai ketentuan.
- Pemrosesan instruksi. Penyedia pembayaran memproses atau meneruskan permintaan kepada sistem terkait.
- Pengiriman respons. API mengembalikan informasi hasil permintaan, seperti detail pembayaran atau status transaksi.
- Pembaruan status. Sistem merchant menerima informasi pembayaran untuk memperbarui catatan transaksi.
Perlu diperhatikan bahwa respons API yang berhasil tidak selalu menandakan pembayaran telah selesai. Merchant tetap perlu memverifikasi status transaksi berdasarkan respons atau notifikasi pembayaran yang berlaku.
Karena itu, pengujian integrasi penting dilakukan sebelum sistem digunakan untuk menerima pembayaran pelanggan.
Baca Juga: Mau Integrasi Pembayaran? Kenali Fitur Sandbox Payment Gateway!
Apa Manfaat SNAP API bagi Bisnis?
Meskipun SNAP terutama berkaitan dengan penyelenggara sistem pembayaran, standardisasi API dapat memberikan manfaat tidak langsung bagi bisnis.
-
Mendukung Efisiensi Integrasi
Spesifikasi teknis yang seragam membantu tim pengembang memahami kebutuhan komunikasi API pembayaran.
Dengan standar bersama, proses pengembangan koneksi antarlayanan berpotensi menjadi lebih efisien.
-
Mendukung Keandalan Transaksi
Standar autentikasi dan struktur data membantu menciptakan komunikasi antarsistem yang lebih konsisten.
Meski demikian, keandalan transaksi tetap dipengaruhi oleh kualitas implementasi, ketersediaan layanan, dan pengelolaan infrastruktur setiap penyedia.
-
Mendukung Pengembangan Metode Pembayaran
Standardisasi API dapat mendukung kerja sama dan pengembangan layanan pembayaran antarpelaku industri.
Bagi bisnis, ekosistem yang saling terhubung dapat membuka peluang untuk menyediakan pilihan pembayaran yang lebih relevan dengan kebutuhan pelanggan.
Baca Juga: Bank Digital Makin Populer, Apa Artinya Bagi Bisnis?
-
Membantu Efisiensi Operasional
Integrasi API memungkinkan informasi pembayaran diterima dan diproses secara otomatis jika sistem mendukung fitur tersebut.
Misalnya, ketika pelanggan menyelesaikan transfer melalui Virtual Account, notifikasi pembayaran yang valid dapat digunakan untuk memperbarui status pesanan.
Pengelolaan informasi transaksi secara terintegrasi dapat membantu bisnis mengurangi proses verifikasi manual dan mempermudah pencatatan pembayaran.
Baca Juga: Jenis Virtual Account: Statis vs Dinamis, Mana yang Ideal?
FAQ Seputar SNAP API
Apakah SNAP API wajib digunakan semua bisnis?
Tidak semua bisnis wajib mengintegrasikan SNAP secara langsung. Ketentuan penerapannya berkaitan dengan penyelenggaraan layanan Open API pembayaran sesuai regulasi yang berlaku. Merchant dapat menggunakan layanan dari penyedia pembayaran yang menangani integrasi teknis terkait.
Apakah SNAP API sama dengan Open Banking?
Tidak sepenuhnya. Open banking mengacu pada pendekatan yang memungkinkan akses layanan atau data perbankan melalui API sesuai izin dan ketentuan. Sementara itu, SNAP merupakan standar nasional yang secara khusus mengatur Open API pembayaran di Indonesia.
Apakah SNAP API menjamin transaksi berhasil?
Tidak. SNAP menetapkan standar teknis dan keamanan, tetapi keberhasilan transaksi tetap bergantung pada kondisi sistem, validasi data, ketersediaan layanan, dan proses pembayaran.
Siapa yang mengelola SNAP di Indonesia?
SNAP ditetapkan oleh Bank Indonesia. Sejak 1 September 2023, pengelolaannya telah dialihkan kepada Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) sesuai kerangka kebijakan yang berlaku.
Kesimpulan
SNAP API berperan penting dalam mendukung standardisasi sistem pembayaran digital Indonesia. Melalui standar teknis, keamanan, data, dan tata kelola, SNAP membantu membangun interoperabilitas serta komunikasi antarsistem yang lebih konsisten.
Bagi bisnis, memahami SNAP dapat membantu menentukan kebutuhan integrasi dan mengevaluasi infrastruktur pembayaran yang digunakan.
Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Faspay Business menyediakan solusi pembayaran digital melalui berbagai metode pembayaran dan pilihan integrasi API.
Yuk, kunjungi Faspay sekarang dan daftarkan bisnis Anda sebagai merchant untuk mendapatkan solusi payment gateway terbaik yang aman, cepat, dan terpercaya!