Faspay Blog

Cari tahu tentang tips bisnis online, teknologi pembayaran, pemasaran digital, dan segala yang ingin diketahui tentang Faspay

cara-meningkatkan-omset-toko-online

Persaingan bisnis online di Indonesia semakin ketat. Karena itu, strategi meningkatkan omset toko online perlu mencakup lebih dari sekadar mendatangkan traffic atau memberikan diskon. Bisnis juga perlu memperhatikan pengalaman pelanggan, proses checkout, pilihan pembayaran, conversion rate, nilai transaksi, hingga repeat purchase.

Salah satu hal yang sering luput adalah payment experience. Pelanggan yang sudah tertarik membeli bisa saja membatalkan transaksi jika metode pembayaran yang mereka inginkan tidak tersedia atau proses checkout terasa rumit.

Lalu, bagaimana cara meningkatkan omset toko online? Yuk, simak 11 strateginya berikut!

Apa Itu Omset Toko Online?

Omset adalah total nilai penjualan yang diperoleh bisnis dalam periode tertentu sebelum dikurangi biaya operasional, produksi, pajak, dan pengeluaran lainnya.

Omset berbeda dengan laba.

Misalnya, toko online menjual 500 produk dengan harga rata-rata Rp100.000:

Omset = 500 × Rp100.000 = Rp50 juta

Untuk bisnis online, omset juga dapat dipahami melalui formula:

Omset = Traffic × Conversion Rate × Average Order Value (AOV)

Artinya, bisnis dapat meningkatkan omset dengan mendatangkan lebih banyak pengunjung, meningkatkan jumlah pengunjung yang melakukan pembelian, atau meningkatkan nilai rata-rata transaksi.

Namun, satu hal lain juga penting: repeat purchase. Semakin banyak pelanggan yang kembali membeli, semakin besar peluang bisnis meningkatkan revenue tanpa selalu bergantung pada akuisisi pelanggan baru.

11 Cara Meningkatkan Omset Toko Online

1. Pahami Pelanggan dan Produk yang Paling Potensial

Sebelum menjalankan promo, pahami siapa yang membeli dan produk apa yang paling menghasilkan.

Analisis produk dengan penjualan tertinggi, nilai transaksi terbesar, produk yang sering dibeli bersamaan, channel yang menghasilkan transaksi, serta pelanggan dengan frekuensi pembelian tinggi. Perhatikan juga halaman yang memiliki traffic tinggi tetapi conversion rendah.

Data tersebut membantu bisnis menentukan produk dan segmen pelanggan yang perlu diprioritaskan.

Jangan hanya mencari lebih banyak pelanggan. Cari tahu pelanggan mana yang paling mungkin membeli produk yang paling potensial.

2. Sediakan Pilihan Pembayaran yang Sesuai dengan Pelanggan

Pilihan pembayaran dapat memengaruhi keputusan pelanggan saat checkout. Jika pelanggan tidak menemukan metode pembayaran yang biasa digunakan, mereka dapat mengurungkan transaksi meskipun sudah tertarik dengan produk.

Karena itu, toko online dapat menyediakan beberapa opsi pembayaran sesuai karakteristik target pelanggan, seperti Virtual Account, kartu kredit atau debit, QRIS, e-wallet, online credit, hingga pembayaran retail.

Semakin relevan pilihan pembayaran yang tersedia, semakin mudah pelanggan menyelesaikan transaksi. Namun, menyediakan banyak channel pembayaran secara manual juga dapat membuat pengelolaan bisnis menjadi lebih kompleks. Di sinilah payment gateway dapat membantu.

Baca Juga: Mengenal Payment Gateway untuk Bisnis: Panduan Lengkap

3. Optimalkan Halaman Produk

Halaman produk toko online harus mampu menjawab pertanyaan calon pelanggan sebelum mereka membeli.

Pastikan halaman dilengkapi foto produk yang jelas dari beberapa sudut, judul produk yang spesifik, serta deskripsi yang menjelaskan manfaat dan spesifikasinya. Sertakan juga informasi penting seperti ukuran, isi paket, pengiriman, dan retur, serta rating, review, foto, atau video dari pengguna jika tersedia.

Semakin lengkap informasi yang relevan, semakin mudah calon pelanggan memahami produk dan mengambil keputusan.

4. Gunakan SEO untuk Menarik Traffic

SEO bukan hanya soal mendapatkan traffic sebanyak-banyaknya. Fokus pada keyword yang sesuai dengan search intent.

Misalnya:

  • Informasional: cara memilih sepatu running
  • Komersial: sepatu running pria terbaik
  • Transaksional: beli sepatu running pria
  • Lokal: toko sepatu running Jakarta

Untuk bisnis Indonesia, tambahkan konteks lokasi jika memang relevan, seperti area layanan, kota pengiriman, atau lokasi toko. Konteks yang spesifik juga dapat membantu konten lebih mudah dipahami dalam pencarian berbasis AI dan local search.

Hubungkan artikel informasional dengan halaman kategori dan produk menggunakan internal linking agar pengguna lebih mudah berpindah dari tahap riset menuju pembelian.

5. Manfaatkan Social Commerce

Media sosial bukan hanya untuk membangun awareness. Gunakan social media untuk mendukung perjalanan pelanggan:

Discovery → Consideration → Purchase → Repeat Order

Untuk awareness, gunakan edukasi, video pendek, tren, dan problem-solution content.

Untuk consideration, gunakan demo, tutorial, comparison, FAQ, dan testimoni.

Untuk conversion, gunakan product showcase, bundle, promo, live shopping, dan link menuju halaman produk.

Jangan hanya mengukur likes dan followers. Hubungkan performa konten dengan click, product view, add-to-cart, conversion, dan revenue.

6. Gunakan Promo Secara Strategis

Diskon dapat mendorong pembelian, tetapi tidak harus menjadi strategi utama.

Bisnis dapat menggunakan bundling untuk menggabungkan produk yang saling melengkapi, minimum purchase untuk mendorong nilai keranjang lebih tinggi, limited-time offer untuk menciptakan urgensi yang relevan, atau loyalty offer untuk pelanggan lama.

Tujuannya bukan sekadar menjual lebih murah, tetapi memberikan alasan yang relevan bagi pelanggan untuk melakukan pembelian.

7. Tingkatkan Average Order Value

Jika traffic sulit meningkat, bisnis dapat menaikkan omset dengan meningkatkan nilai setiap transaksi.

AOV = Total Revenue ÷ Jumlah Transaksi

Beberapa strategi yang dapat digunakan adalah cross-selling, upselling, dan product bundling.

Misalnya, pelanggan yang membeli kamera dapat ditawarkan memory card atau tripod. Sementara itu, upselling dapat dilakukan dengan menawarkan paket Premium sebagai alternatif dari paket Basic.

Pastikan rekomendasi tetap relevan agar tidak terasa terlalu memaksa.

8. Gunakan Payment Gateway untuk Menyederhanakan Pembayaran

Menyediakan banyak metode pembayaran memang dapat membantu pelanggan, tetapi mengelola berbagai channel secara terpisah dapat membuat proses integrasi dan operasional menjadi lebih rumit.

Payment gateway dapat menjadi solusi dengan menghubungkan bisnis ke berbagai metode pembayaran melalui satu sistem.

Melalui Faspay Business, bisnis dapat menerima pembayaran melalui 50+ channel, termasuk Virtual Account, e-wallet, kartu, QRIS, online credit, dan metode pembayaran lainnya. Faspay Business juga menyediakan pilihan integrasi melalui API atau plugin untuk website maupun aplikasi.

Dengan payment gateway, bisnis dapat lebih fokus pada customer experience tanpa harus membangun integrasi pembayaran secara terpisah untuk setiap channel.

Selain menyediakan pilihan pembayaran, Faspay Business juga memungkinkan merchant memantau transaksi melalui dashboard dan mendapatkan laporan transaksi.

Jadi, payment gateway bukan hanya tentang menerima pembayaran. Pengelolaan payment experience yang lebih terintegrasi dapat membantu mengurangi friction pada tahap checkout yang paling dekat dengan transaksi.

9. Kurangi Abandoned Cart

Calon pelanggan yang sudah memasukkan produk ke keranjang sebenarnya sudah menunjukkan niat membeli. Karena itu, abandoned cart merupakan peluang yang perlu diperhatikan.

Beberapa penyebabnya antara lain biaya pengiriman yang baru muncul di akhir, checkout terlalu panjang, metode pembayaran terbatas, website lambat, informasi pembayaran kurang jelas, atau kebijakan retur yang sulit ditemukan.

Jika banyak pelanggan berhenti di checkout, jangan langsung menyimpulkan bahwa bisnis membutuhkan lebih banyak traffic.

Bisa jadi masalahnya ada di conversion atau payment experience.

10. Dorong Repeat Order

Meningkatkan omset tidak selalu harus dimulai dari mendapatkan pelanggan baru.

Pelanggan yang sudah pernah membeli dapat menjadi sumber revenue berikutnya melalui reminder pembelian ulang, loyalty program, personalized offer, email marketing, WhatsApp marketing dengan consent yang sesuai, rekomendasi berdasarkan pembelian sebelumnya, atau voucher pembelian berikutnya.

Misalnya, jika sebuah produk biasanya habis dalam 30 hari, bisnis dapat mengirim reminder sebelum pelanggan kemungkinan membutuhkannya kembali.

11. Gunakan Data untuk Menentukan Prioritas

Jangan menilai campaign hanya dari jumlah likes atau traffic.

Pantau metrik seperti revenue, conversion rate, AOV, customer acquisition cost (CAC), repeat purchase rate, cart abandonment rate, revenue per channel, dan revenue per product.

Misalnya, jika traffic tinggi tetapi conversion rendah, fokus pertama sebaiknya bukan menambah traffic, melainkan memperbaiki halaman produk, penawaran, checkout, atau payment experience.

Dengan begitu, keputusan marketing dibuat berdasarkan bottleneck dalam customer journey, bukan sekadar vanity metrics.

Bagaimana Payment Gateway Bisa Meningkatkan Transaksi Toko Online?

Payment gateway membantu meningkatkan peluang transaksi dengan menyediakan beragam pilihan pembayaran seperti QRIS, e-wallet, Virtual Account, dan kartu. Dengan pilihan yang sesuai kebiasaan pelanggan, bisnis dapat mengurangi kemungkinan pelanggan meninggalkan checkout karena metode pembayaran yang terbatas.

Selain itu, payment gateway membantu menyederhanakan proses pembayaran melalui satu sistem, sehingga pelanggan lebih mudah menyelesaikan transaksi dan bisnis dapat mengelola berbagai channel pembayaran dengan lebih terintegrasi.

Dengan checkout dan payment experience yang lebih seamless, payment gateway dapat membantu mengurangi friction di tahap pembayaran dan pada akhirnya meningkatkan peluang transaksi serta omset toko online.

Kesimpulan

Meningkatkan omset toko online bukan hanya soal mendatangkan lebih banyak pengunjung atau memberikan diskon.

Bisnis perlu mengoptimalkan seluruh customer journey, mulai dari mendapatkan traffic yang tepat, memperkuat halaman produk, meningkatkan conversion, menyediakan pilihan pembayaran yang relevan, menaikkan AOV, menyederhanakan checkout, hingga mendorong repeat purchase.

Payment gateway dapat menjadi salah satu bagian penting dalam strategi tersebut. Dengan menghubungkan berbagai metode pembayaran melalui satu sistem, bisnis dapat memberikan pilihan pembayaran yang lebih sesuai bagi pelanggan sekaligus menyederhanakan pengelolaan transaksi.

Yuk, kunjungi Faspay sekarang dan daftarkan bisnis Anda sebagai merchant untuk mendapatkan solusi payment gateway terbaik yang aman, cepat, dan terpercaya!

Lihat Artikel Lainnya

cara-meningkatkan-omset-toko-online

Cara Meningkatkan Omset Toko Online dengan Payment Gateway

ide-jualan-jelang-17-agustus

10+ Ide Jualan 17 Agustus Modal Kecil Untung Melimpah 

terima-pembayaran-kartu-kredit-untuk-bisnis

Cara Terima Pembayaran Kartu Kredit Tanpa Ribet

jenis-dana-pensiun

Jenis Dana Pensiun: Mana yang Paling Tepat untuk Masa Depan?