{"id":72435,"date":"2026-09-16T15:41:18","date_gmt":"2026-09-16T08:41:18","guid":{"rendered":"https:\/\/faspay.co.id\/?p=72435"},"modified":"2026-09-16T16:02:03","modified_gmt":"2026-09-16T09:02:03","slug":"metode-budgeting-paling-efektif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faspay.co.id\/id\/blog\/metode-budgeting-paling-efektif\/","title":{"rendered":"7 Metode Budgeting Paling Efektif dan Contohnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Faspay Blog<\/p>\n\t<p>Cari tahu tentang tips bisnis online, teknologi pembayaran, pemasaran digital, dan segala yang ingin diketahui tentang Faspay<\/p>\n\t<a property=\"item\" typeof=\"WebPage\" title=\"Go to Faspay.\" href=\"https:\/\/faspay.co.id\/id\/\">Faspay<\/a><meta property=\"position\" content=\"1\"> &gt; Privat: 7 Metode Budgeting Paling Efektif dan Contohnya<meta property=\"url\" content=\"https:\/\/faspay.co.id\/id\/blog\/metode-budgeting-paling-efektif\/\"><meta property=\"position\" content=\"2\"><h1><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Metode_Budgeting_Paling_Efektif_Contohnya\"><\/span>\n\t\t\t7 Metode Budgeting Paling Efektif &amp; Contohnya\t<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h1><div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_81 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-1'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/faspay.co.id\/id\/blog\/metode-budgeting-paling-efektif\/#7_Metode_Budgeting_Paling_Efektif_Contohnya\" >7 Metode Budgeting Paling Efektif &amp; Contohnya<\/a><ul class='ez-toc-list-level-2' ><li class='ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/faspay.co.id\/id\/blog\/metode-budgeting-paling-efektif\/#Apa_Itu_Metode_Budgeting\" >Apa Itu Metode Budgeting?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/faspay.co.id\/id\/blog\/metode-budgeting-paling-efektif\/#Mengapa_Metode_Budgeting_Penting\" >Mengapa Metode Budgeting Penting?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/faspay.co.id\/id\/blog\/metode-budgeting-paling-efektif\/#7_Metode_Budgeting_yang_Bisa_Digunakan\" >7 Metode Budgeting yang Bisa Digunakan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/faspay.co.id\/id\/blog\/metode-budgeting-paling-efektif\/#Contoh_Metode_Budgeting_untuk_Penghasilan_Rp10_Juta\" >Contoh Metode Budgeting untuk Penghasilan Rp10 Juta<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/faspay.co.id\/id\/blog\/metode-budgeting-paling-efektif\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n\n\t\t\t\t\t\t\t\t<a href=\"mailto:?body=https:\/\/faspay.co.id\/id\/?p=72435&amp;fl_builder\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\tShare on Email\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t\t\t\t\t<a href=\"https:\/\/www.facebook.com\/sharer.php?u=https:\/\/faspay.co.id\/id\/?p=72435&amp;fl_builder&amp;title=Privat%3A+7+Metode+Budgeting+Paling+Efektif+dan+Contohnya\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\tShare on Facebook\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t\t\t\t\t<a href=\"https:\/\/twitter.com\/intent\/tweet?url=https:\/\/faspay.co.id\/id\/?p=72435&amp;fl_builder&amp;text=Privat%3A+7+Metode+Budgeting+Paling+Efektif+dan+Contohnya\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<i>\ud835\udd4f<\/i>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\tShare on X\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t\t\t\t\t<a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send?text=https:\/\/faspay.co.id\/id\/?p=72435&amp;fl_builder\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\tShare on WhatsApp\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t<img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/eg9mp7d8pz2.exactdn.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Thumbnail-Article-2026_IDN-Thumbnail-Sept-Payment-Gateway-Event-03.jpg?strip=all&lossy=1&webp=85&resize=1500%2C1000&ssl=1\" alt=\"metode-budgeting-paling-efektif\" itemprop=\"image\" height=\"1000\" width=\"1500\" title=\"metode-budgeting-paling-efektif\" onerror=\"this.style.display='none'\" loading=\"lazy\">\n\t<p>Metode budgeting adalah cara atau sistem yang digunakan untuk membagi pendapatan ke berbagai kebutuhan, tabungan, investasi, dan tujuan keuangan agar pemasukan dapat digunakan secara terencana.<\/p>\n<p>Dengan metode budgeting yang sesuai, Anda dapat mengetahui ke mana uang dialokasikan, mengendalikan pengeluaran, dan menyusun prioritas keuangan dengan lebih jelas.<\/p>\n<p>Artikel ini membahas 7 metode budgeting, contoh perhitungannya, cara memilih metode yang sesuai, serta tips menerapkan budgeting untuk keuangan pribadi dan bisnis. Yuk, simak!<\/p>\n<p><strong>Baca Juga:<a href=\"https:\/\/faspay.co.id\/id\/blog\/cara-mengatur-cash-flow-perusahaan\/\"> Cara Mengatur Cash Flow Perusahaan Agar Tetap Sehat &amp; Stabil<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Metode_Budgeting\"><\/span>\n\t\t\tApa Itu Metode Budgeting?\t<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\t<p>Metode budgeting adalah pendekatan yang digunakan untuk merencanakan dan mengalokasikan pendapatan ke dalam berbagai pos keuangan berdasarkan kebutuhan dan tujuan tertentu.<\/p>\n<p>Budgeting bukan hanya tentang mengurangi pengeluaran. Tujuan utamanya adalah memberikan gambaran yang jelas mengenai kondisi keuangan sehingga Anda dapat menentukan prioritas sebelum membelanjakan uang.<\/p>\n<p>Karena kebutuhan dan kondisi keuangan setiap orang berbeda, tidak ada satu metode budgeting yang wajib digunakan semua orang. Metode yang efektif adalah metode yang realistis, mudah dipantau, dan sesuai dengan pola pemasukan serta pengeluaran.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengapa_Metode_Budgeting_Penting\"><\/span>\n\t\t\tMengapa Metode Budgeting Penting?\t<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\t<p>Budgeting membantu mengubah pengelolaan uang dari sekadar mencatat transaksi menjadi proses perencanaan.<\/p>\n<p>Dengan memiliki anggaran, Anda dapat mengetahui berapa banyak uang yang tersedia untuk kebutuhan utama, berapa yang dapat digunakan untuk keinginan, dan berapa yang perlu disisihkan untuk tujuan keuangan.<\/p>\n<p>Budgeting juga dapat membantu ketika pemasukan atau pengeluaran berubah. Misalnya, seseorang dengan pendapatan tidak tetap perlu membuat anggaran yang lebih fleksibel dibandingkan orang dengan gaji bulanan tetap.<\/p>\n<p>Untuk bisnis, budgeting bahkan lebih berkaitan dengan <strong>cash flow management<\/strong>. Bisnis perlu memastikan pemasukan dari pelanggan dapat mendukung berbagai pengeluaran seperti operasional, gaji, pemasok, pemasaran, dan kewajiban lainnya.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Metode_Budgeting_yang_Bisa_Digunakan\"><\/span>\n\t\t\t7 Metode Budgeting yang Bisa Digunakan\t<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\t<p>Berikut tujuh metode <em>budgeting<\/em> yang umum digunakan dan dapat disesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing.<\/p>\n<h3><strong>1. Metode Budgeting Tradisional<\/strong><\/h3>\n<p><strong>Metode budgeting tradisional membagi pendapatan ke dalam beberapa kategori pengeluaran berdasarkan kebutuhan dan prioritas.<\/strong><\/p>\n<p>Contohnya:<\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<td><strong>Kategori<\/strong><\/td>\n<td><strong>Anggaran<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Kebutuhan sehari-hari<\/td>\n<td>Rp3.000.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Transportasi<\/td>\n<td>Rp750.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Tagihan<\/td>\n<td>Rp750.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Hiburan<\/td>\n<td>Rp500.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Tabungan<\/td>\n<td>Rp1.000.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Total<\/td>\n<td>Rp6.000.000<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Kelebihan metode ini adalah fleksibel karena jumlah setiap kategori dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing.<\/p>\n<p>Metode tradisional cocok bagi Anda yang baru mulai belajar budgeting dan ingin memahami pola pengeluaran sebelum menggunakan sistem yang lebih detail.<\/p>\n<h3><strong>2. Metode Budgeting 50\/30\/20<\/strong><\/h3>\n<p><strong>Metode 50\/30\/20 membagi pendapatan menjadi 50% untuk kebutuhan, 30% untuk keinginan, dan 20% untuk tabungan atau tujuan keuangan.<\/strong><\/p>\n<p>Misalnya, pendapatan bersih sebesar Rp8.000.000 per bulan:<\/p>\n<ul>\n<li>50% kebutuhan = Rp4.000.000<\/li>\n<li>30% keinginan = Rp2.400.000<\/li>\n<li>20% tabungan atau tujuan keuangan = Rp1.600.000<\/li>\n<\/ul>\n<p>Metode ini populer karena sederhana dan mudah diterapkan.<\/p>\n<p>Namun, pembagian 50\/30\/20 bukan aturan yang harus diikuti secara kaku. Jika biaya tempat tinggal atau kebutuhan pokok Anda lebih tinggi, persentasenya dapat disesuaikan.<\/p>\n<h3><strong>3. Metode Budgeting 80\/20<\/strong><\/h3>\n<p><strong>Metode budgeting 80\/20 mengalokasikan 20% pendapatan terlebih dahulu untuk tabungan atau tujuan keuangan, sedangkan 80% sisanya digunakan untuk kebutuhan dan keinginan.<\/strong><\/p>\n<p>Misalnya, dengan pendapatan Rp7.000.000:<\/p>\n<ul>\n<li>20% untuk tabungan atau investasi = Rp1.400.000<\/li>\n<li>80% untuk kebutuhan dan pengeluaran lain = Rp5.600.000<\/li>\n<\/ul>\n<p>Metode ini lebih sederhana dibandingkan 50\/30\/20 karena tidak mengharuskan Anda memisahkan kebutuhan dan keinginan secara detail.<\/p>\n<p>Metode 80\/20 dapat menjadi pilihan bagi orang yang ingin menerapkan prinsip <strong>pay yourself first<\/strong>, yaitu menyisihkan dana untuk tujuan keuangan terlebih dahulu sebelum menggunakan sisanya.<\/p>\n<h3><strong>4. Metode Zero-Based Budgeting<\/strong><\/h3>\n<p><strong>Zero-based budgeting adalah metode yang memberikan setiap rupiah dari pendapatan sebuah tujuan sehingga pendapatan dikurangi seluruh alokasi anggaran menghasilkan nol.<\/strong><\/p>\n<p>Rumus sederhananya:<\/p>\n<p><strong>Pendapatan \u2212 seluruh alokasi anggaran = Rp0<\/strong><\/p>\n<p>Misalnya, pendapatan bulanan Rp8.000.000 dialokasikan sebagai berikut:<\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<td><strong>Pos<\/strong><\/td>\n<td><strong>Alokasi<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Kebutuhan rumah tangga<\/td>\n<td>Rp2.500.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Transportasi<\/td>\n<td>Rp800.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Makan<\/td>\n<td>Rp1.200.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Tagihan<\/td>\n<td>Rp500.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Hiburan<\/td>\n<td>Rp500.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Dana darurat<\/td>\n<td>Rp1.000.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Investasi<\/td>\n<td>Rp1.000.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Dana tujuan tertentu<\/td>\n<td>Rp500.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Total<\/strong><\/td>\n<td><strong>Rp8.000.000<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&#8220;Rp0&#8221; pada metode ini bukan berarti uang harus dihabiskan sampai tidak tersisa. Artinya, seluruh pendapatan sudah memiliki <strong>tujuan yang direncanakan<\/strong>, termasuk untuk tabungan dan investasi.<\/p>\n<p>Metode ini cocok bagi Anda yang ingin memiliki kontrol lebih detail terhadap pengeluaran.<\/p>\n<h3><strong>5. Metode Envelope Budgeting<\/strong><\/h3>\n<p><strong>Envelope budgeting membatasi pengeluaran berdasarkan kategori dengan menetapkan sejumlah dana tertentu untuk setiap kategori.<\/strong><\/p>\n<p>Secara tradisional, uang untuk setiap kategori ditempatkan dalam amplop terpisah. Dalam praktik modern, konsep yang sama dapat diterapkan menggunakan rekening atau dompet digital terpisah.<\/p>\n<p>Misalnya:<\/p>\n<ul>\n<li>Makan: Rp1.500.000<\/li>\n<li>Transportasi: Rp700.000<\/li>\n<li>Hiburan: Rp500.000<\/li>\n<li>Belanja: Rp500.000<\/li>\n<\/ul>\n<p>Jika anggaran hiburan sudah habis, Anda tidak mengambil tambahan dana dari kategori lain kecuali memang melakukan penyesuaian anggaran.<\/p>\n<p>Metode ini cocok bagi orang yang sering mengalami <strong>overspending<\/strong> pada kategori tertentu.<\/p>\n<h3><strong>6. Metode Pay Yourself First<\/strong><\/h3>\n<p><strong>Pay yourself first adalah metode budgeting yang memprioritaskan tabungan atau tujuan keuangan sebelum pendapatan digunakan untuk pengeluaran lainnya.<\/strong><\/p>\n<p>Misalnya, ketika menerima gaji Rp8.000.000, Anda langsung mengalokasikan Rp1.500.000 untuk dana darurat dan investasi. Sisa Rp6.500.000 kemudian digunakan untuk kebutuhan dan pengeluaran lainnya.<\/p>\n<p>Metode ini dapat membantu jika masalah utama Anda adalah sulit menabung karena uang sudah habis digunakan sebelum sempat disisihkan.<\/p>\n<p>Agar lebih konsisten, alokasi tersebut dapat dilakukan segera setelah pendapatan diterima.<\/p>\n<h3><strong>7. Metode Incremental Budgeting<\/strong><\/h3>\n<p><strong>Incremental budgeting menggunakan anggaran periode sebelumnya sebagai dasar untuk menyusun anggaran periode berikutnya dengan melakukan penyesuaian tertentu.<\/strong><\/p>\n<p>Metode ini lebih umum digunakan dalam organisasi dan bisnis dibandingkan pengelolaan keuangan pribadi.<\/p>\n<p>Contohnya, sebuah perusahaan memiliki anggaran pemasaran Rp100 juta pada periode sebelumnya. Setelah mengevaluasi kebutuhan dan kondisi bisnis, perusahaan dapat menyesuaikan anggaran tersebut menjadi Rp110 juta untuk periode berikutnya.<\/p>\n<p>Namun, incremental budgeting sebaiknya tidak dilakukan dengan sekadar menambahkan persentase tertentu setiap periode. Setiap pos tetap perlu dievaluasi berdasarkan kebutuhan aktual dan hasil periode sebelumnya.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Metode_Budgeting_untuk_Penghasilan_Rp10_Juta\"><\/span>\n\t\t\tContoh Metode Budgeting untuk Penghasilan Rp10 Juta\t<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\t<p>Untuk melihat perbedaannya, berikut contoh sederhana menggunakan pendapatan Rp10.000.000 per bulan.<\/p>\n<p><strong>Jika menggunakan metode 50\/30\/20<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Kebutuhan: Rp5.000.000<\/li>\n<li>Keinginan: Rp3.000.000<\/li>\n<li>Tabungan atau tujuan keuangan: Rp2.000.000<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Jika menggunakan metode 80\/20<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Tabungan atau tujuan keuangan: Rp2.000.000<\/li>\n<li>Kebutuhan dan keinginan: Rp8.000.000<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Jika menggunakan zero-based budgeting<\/strong><\/p>\n<p>Pendapatan Rp10.000.000 dapat dibagi menjadi beberapa pos yang lebih spesifik, misalnya:<\/p>\n<ul>\n<li>Kebutuhan rumah tangga: Rp3.000.000<\/li>\n<li>Makan: Rp1.500.000<\/li>\n<li>Transportasi: Rp1.000.000<\/li>\n<li>Tagihan: Rp500.000<\/li>\n<li>Hiburan: Rp500.000<\/li>\n<li>Dana darurat: Rp1.500.000<\/li>\n<li>Investasi: Rp1.500.000<\/li>\n<li>Dana tujuan: Rp500.000<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Total: Rp10.000.000<\/strong><\/p>\n<p>Contoh tersebut hanya ilustrasi. Alokasi ideal tetap bergantung pada pendapatan, biaya hidup, kewajiban, tujuan keuangan, dan kondisi masing-masing.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>\n\t\t\tKesimpulan\t<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\t<p>Metode budgeting membantu Anda mengatur pemasukan dan pengeluaran sesuai prioritas dan tujuan keuangan. Dari tujuh metode di atas, pilih yang paling sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Anda.<\/p>\n<p>Bagi bisnis, budgeting juga perlu didukung pengelolaan arus kas dan transaksi yang terstruktur. Faspay hadir sebagai solusi payment gateway untuk membantu bisnis menerima dan mengelola pembayaran digital secara praktis dan terintegrasi.<\/p>\n<p><strong>Yuk, kunjungi<a href=\"https:\/\/faspay.co.id\/id\/\"> Faspay<\/a> sekarang dan<a href=\"https:\/\/faspay.co.id\/id\/daftar\/\"> daftarkan<\/a><\/strong><strong> bisnis Anda<\/strong> sebagai merchant untuk mendapatkan solusi payment gateway terbaik yang aman, cepat, dan terpercaya!<\/p>\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/faspay.co.id\/id\/daftar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">\n\t\t\t\t\t\t\tDaftar Sekarang\n\t\t\t\t\t<\/a>\n<h3>\n\t\t\tLihat Artikel Lainnya\t<\/h3>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kenali 7 metode budgeting paling efektif, dari 50\/30\/20 hingga zero-based budgeting, lengkap dengan contoh dan tipsnya.<\/p>\n","protected":false},"author":37,"featured_media":72436,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"tpl-full-width.php","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[594,595],"tags":[],"class_list":["post-72435","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-faspay-update-2","category-insights-2"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faspay.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/72435","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faspay.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faspay.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faspay.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/37"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faspay.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=72435"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/faspay.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/72435\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":72446,"href":"https:\/\/faspay.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/72435\/revisions\/72446"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faspay.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/72436"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faspay.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=72435"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faspay.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=72435"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faspay.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=72435"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}