Tren Donasi Digital Meningkat Selama Pandemi, Perilaku Masyarakat Dalam Berdonasi Berubah

Tren Donasi Digital meningkat

Sejak pandemi Covid-19, kegiatan masyarakat Indonesia menjadi terhalang dan mengalami penundaan, termasuk kegiatan penggalangan dana untuk organisasi non-profit. Bagaimana minat berdonasi masyarakat Indonesia dalam menghadapi kondisi ini? Faktanya masa Pandemi ini, membangun minat masyarakat tetap saling membantu dan berbagi untuk sesama meski hanya di rumah saja.

Meskipun secara umum perolehan donasi di sebagian besar organisasi turun karena dampak Pandemi, tren donasi melalui digital justru mengalami peningkatan secara signifikan. Peningkatan kenaikan diikuti dengan trend donatur yang juga terlihat terutama pada generasi millenial Indonesia.

Menurut riset yang dilakukan Kopernik, ada dua motivasi pemberian donasi. Sekitar 57% donatur memberikan uangnya atas rasa sosial dan sekitar 38% atas rasa keagamaan. Riset juga menjelaskan jika selama pandemi ini, masyarakat lebih suka berdonatur secara digital, karena lebih praktis dan simpel. Perubahan perilaku masyarakat dalam berdonasi, mendorong organisasi non-Profit untuk menyediakan layanan digital agar tetap lancar menerima donasi.

Melihat hal ini, Faspay hadir untuk memudahkan organisasi non-profit menerima donasi online. Faspay ada untuk membantu penggalangan donasi secara online yang dilakukan melalui berbagai metode pembayaran terlengkap bagi para donatur, seperti virtual account, kartu kredit, dompet digital, dan lainnya. Dapatkan solusi dan manfaat bersama Faspay, dengan segera daftarkan organisasi non-profit Anda disini!

Related Articles

Faspay Berbagi Kiat Menghadapi Tren Digital Payment Lewat “Tasty Thursday”

Faspay Berbagi Kiat Menghadapi Tren Digital Payment Lewat “Tasty Thursday”

Faspay at HCMA Bali Annual Meeting 2017 in Jakarta

faspay-hcma-bali-in-jkt.jpg

​​Karakter Lawan Bicara

Generation-Gap.jpg