Masa Depan E-Commerce Indonesia: 5 Tren Yang Muncul di tahun 2019

Masa Depan E-Commerce Indonesia 5 Tren Yang Muncul di tahun 2019

Menurut prediksi Statista, pendapatan e-commerce ritel global akan berjumlah 4.88 triliun pada tahun 2021. Di tahun mendatang, tentu kita akan melihat lebih banyak bisnis e-commerce baru. Hal ini menjadi tantangan bagi pelaku bisnis e-commerce untuk tetap beradaptasi dengan tren e-commerce yang merupakan hasil dari kemajuan teknologi dan perubahan preferensi serta perilaku konsumen. 

Faspay telah menyusun 5 tren di dunia e-commerce yang muncul di tahun 2019 untuk memicu ide-ide baru serta membuat Anda siap untuk menang dalam persaingan dan mampu mempertahankan bisnis e-commerce yang sukses. 

  1. Berbelanjamelalui media sosial 

Semakin banyak orang berbelanja melalui media sosial. Kini setiap orang dapat dengan mudah dan cepat membeli produk di media sosial, seperti pada Facebook dan Instagram. Instagram meluncurkan fitur 'shoppable post' yang dapat mengaktifkan tag produk di posting dan sticker produk di instagram story. Tren ini tentunya memangkas waktu dan upaya pembeli untuk melakukan pembelian di media sosial, sehingga proses belanja akan lebih produktif. 

  1. PertumbuhanB2B eCommerce 

Menurut Business Wire, penjualan sektor B2B e-commerce diproyeksikan akan dua kali lebih tinggi dari sektor B2C e-commerce pada tahun 2020. Dengan adanya prediksi pertumbuhan pesat dari B2B e-commerce ini, para pelaku bisnis perlu menghadirkan pengalaman transaksi belanja yang mudah, manajemen inventaris yang baik, pemesanan mudah, negosiasi harga, dan berbagai hal lain yang mampu memudahkan pengalaman berbelanja. 

  1. Personalisasiberbelanja akan menjadi sebuah standard 

Personalisasi e-commerce adalah tentang menampilkan pengalaman berbelanja unik dan individual secara dinamis kepada pelanggan. Anda dapat menerapkan personalisasi dengan menganalisa demografi, perilaku browsing, riwayat belanja, dan data lainnya terkait pengalaman berbelanja. Contoh personalisasi ini adalah membuat rekomendasi produk yang relevan dengan produk yang konsumen masukkan ke shopping cart. 

  1. Berbelanjamelalui mobile 

Hingga akhir tahun 2018, pasar mobile telah matang dan mencapai 70% trafik e-commerce. Dengan perangkat mobile, konsumen dapat berjelajah di website, riset dan membeli produk dimanapun dan kapanpun. Sebagai pelaku bisnis, Anda perlu memperhatikan beberapa hal seperti kecepatan, kemudahan dan tingkat user-friendly saat berbelanja lewat mobile. 

  1. Sistempembayaranyang lebih cerdas 

Proses pembayaran ialah tahap akhir dari pengalaman belanja. Apabila pengalaman membayar ini cenderung sulit atau rumit, maka akan berpotensi membuat Anda kehilangan konsumen. Anda membutuhkan sistem checkout belanja dengan pilihan metode pembayaran yang beragam, mudah, dan aman. 

Faspay sebagai penyedia solusi pembayaran online yang telah mendapat lisensi resmi dari Bank Indonesia, dapat memproses berbagai macam metode pembayaran online seperti kartu kredit, internet banking, virtual account, mobile banking, e-money, retail payment hingga kredit online. Dengan layanan Faspay Business, Faspay Billing, dan Faspay Sendme yang dihadirkan Faspay, seluruh kebutuhan pembayaran bisnis Anda akan terpenuhi serta dilengkapi dengan jaminan keamanan terkini. 

Industri e-commerce bertransformasi secara dinamis dari tahun ke tahun. Dengan 5 tren di dunia e-commerce yang telah dipaparkan tersebut, Anda akan lebih siap pada persaingan dunia e-commerce di tahun 2019 ini dan meningkatkan kesuksesan bisnis e-commerce anda ke level selanjutnya. 

| Editor : YJ | 

Related Articles

5 Email Otomatis yang Wajib Anda Kirimkan kepada Customer

man-reads-email.jpg

Banking For Startups

Faspay_ADITIF-JDV.jpg

​Tips Cermat Memilih Layanan Kredit Online Tanpa Kartu Kredit

onlineCC.jpg