Cashless Society: Kelebihan & Kelemahan Pembayaran Cashless

cashless_society.jpg

Bank Indonesia (BI) menyebut, cepat atau lambat masyarakat Indonesia akan menuju masyarakat yang tak lagi menggunakan uang tunai (via CNBC Indonesia). Sebagai gantinya, pembayaran cukup dilakukan dalam bentuk kartu dalam setiap transaksi (cashless).

Pernyataan tersebut didukung oleh data kenaikan transaksi e-money atau uang elektronik pada 2017 lalu. Rata-rata nilai transaksi harian para pengguna e-money mencapai Rp60 miliar. Bahkan, hingga Agustus 2018 pun perkembangan payment online menggunakan uang elektronik naik kisaran 300 persen (Kontan.co.id).

Mengapa transaksi cashless meroket dan apa kelebihan-kelemahannya? Simak rangkuman kami berikut ini.

Sisi Positif Sistem Pembayaran Online Cashless

Tidak Perlu Membawa Cash ke Mana-mana

Tidak membawa cash berarti mengurangi kemungkinan kecopetan dan rasa risih membawa banyak uang. Selain itu, Anda punya kebebasan lebih kalau-kalau butuh transaksi lebih dari sekali.

Melacak Transaksi Ilegal Lebih Mudah

Memanfaatkan cashless juga berarti mempermudah pelacakan transaksi ilegal karena masuk sistem perbankan. Lebih mudah untuk melacak transaksi digital seperti ini yang lebih transparan sehingga turut mengurangi korupsi perekonomian.

Menyumbang Perkembangan Negara

Menyambung manfaat nomor dua, cashless akan mendorong naik koleksi pajak secara signifikan. Pendapatan ini dapat digunakan untuk kepentingan pembangunan masyarakat, pendapatan negara, dan pertumbuhan ekonomi.

Kemudahan payment online yang didukung moda cashless juga turut meningkatkan transaksi bisnis online dan menciptakan lapangan kerja baru. Ditambah, di mana pun Anda membuka toko online, Anda dan customer tetap bisa bertransaksi via cashless payment online.

Manfaat di Sektor Perbankan

Sistem pembayaran cashless online serta merta juga akan membantu sektor perbankan melalui e-money, kartu debit, dan kartu kredit. Selain itu, bank akan mendapatkan fee-based income lain dari biaya transaksi, notifikasi SMS, biaya administrasi bulanan, dan sebagainya.

Kelemahan

Tentu saja, di balik kelebihan pasti ada kelemahan yang menanti. Sistem pembayaran online nontunai memiliki kelemahan terbesar yang masih terasa sampai sekarang, yakni kurangnya pengetahuan masyarakat awam akan transaksi digital semacam ini. Beberapa faktor terkait yang turut menentukan keawaman ini, antara lain pendidikan dan infrastruktur. Maka tak heran hingga kini perkembangan fintech yang ada ‘baru’ mencapai masyarakat urban.

Rentan Cyber Crime

Meskipun cara pakai sistem pembayaran online ini tergolong praktis dan cepat, pengguna tak lepas dari risiko. Misalnya, terjerat cyber crime, bahkan sampai kehilangan uang akibat ulah hacker dan phishing.

Biaya Transaksi Tambahan

Kartu kredit dan pembayaran mobile banking kini membutuhkan biaya transaksi yang bervariasi pada setiap bank.

Terlepas dari kelebihan dan kelemahan yang kami sebut di atas, transaksi cashless akan sangat dibutuhkan pada era digital di masa depan. Agar transaksi online shop Anda semakin aman, pastikan sistem pembayaran online itu dilindungi fitur PCI-DSS bersertifikasi yang dijamin payment gateway berizin resmi BI.

Cashless-Wallet.jpg

Tips Membatasi Pemakaian e-Money

1_BRI_Faspay_Gathering_Makassar.jpg

Faspay di BRI E-Commerce Gathering Makassar

2017-Review-Faspay.jpg

Faspay in a Year Review: 2017, The Best is Yet to Come