5 Email Marketing yang Akan Menjadi Tren di 2018

pexels-photo-267447.jpg

Menurut sebuah survei yang dilakukan Januari 2017 lalu, ada lebih
dari 3,7 juta penduduk dunia memanfaatkan email. Diharapkan, kenaikan 3%
(melebihi 3,8 juta penduduk) terjadi pada 2018.

Email marketing
pernah diprediksi akan usai, tetapi prediksi ini terbukti salah.
Malahan, menjadi semakin populer dan powerful. Pada tahun 2017 lalu, ada
59% marketer memilih menggunakan email sebagai channel terefektif dalam
mendapatkan revenue yang lebih baik.

Mengingat email marketing
akan terus mendominasi dunia marketing online dan e-commerce, Anda perlu
mafhum juga dengan trennya. Pertanyaannya, tipe email apa saja yang
menjadi tren di 2018?

Interactive Email

Email marketing
merupakan bagian dari detail strategi marketing. Tergantung pada siapa
target audience Anda, membuat email yang berkesan fun saat dibaca
merupakan cara penting untuk meningkatkan engagement rate dan mengurangi
bounce rate. Salah satu email yang berkonsep fun adalah interactive
email.

Ternyata, orang-orang menyukai interaksi email yang
memasukkan image gallery, slider, button, kuis, search bar, dan survei.
Ini akan menjadi tren pada 2018. Jadi, jangan heran kalau Anda semakin
sering menerima promotional email yang berisi button Add to Cart dan
poling.

List Segmentation

Email list segmentation adalah
suatu teknik yang digunakan marketer untuk mengirim email sesuai
target. Target dibuat dalam list kemudian dipecah hingga beberapa grup
atau segmen.

List segmentation akan berhasil apabila Anda telah
memahami karakter spesifik dari setiap grup. Anda bisa menggabungkan
konten email marketing campaign dengan tiap segmen untuk menghasilkan
conversion. Per April ini, MailChimp mengungkap bahwa teknik segmentasi
ini memiliki open rate 14,37% lebih tinggi, klik meningkat 64,78%, dan
tingkat unsubscribe menurun 8,98%.

Belum banyak bisnis UKM yang
menerapkan teknik email list segmentation dalam strategi mereka. Namun,
mengingat tingkat efektivitas yang tinggi, Anda sudah harus mencoba tren
ini.

Mobile-First

Mungkin Anda juga salah satu yang setuju
dengan hasil survei ini: 54% email dibuka melalui handphone.
Fleksibilitas hp memang masih disukai banyak pengguna internet
dibandingkan komputer desktop. Semua yang tadinya serba-mengandalkan
komputer kini menjadi lebih mudah dan cepat dengan smartphone. Maka itu,
ini waktunya Anda mendesain email yang mobile-first alias
mobile-friendly. Ini berlaku untuk semua format mobile, termasuk email
subscription.

Menurut Huffingtonpost.com, form email subscription
pun akan menjadi lebih mobile-friendly. Di tahun ini, email marketing
akan fokus untuk memberikan mobile experience terbaik. Entah itu
menambahkan sticky header di situs mobile, atau melekatkan form sign up
pada setiap blog post.

AI-Powered Email Marketing

Di
mana-mana sudah bergaung tentang Artificial Intelligence (AI) dan
teknologi machine learning. Demikian banyak perusahaan yang
menginvestasikan modal untuk mengembangkan teknologi baru menggunakan
AI. Bahkan, email marketing pun terkena dampaknya.

Contoh
perusahaan yang sudah mengembangkan AI-powered email marketing adalah
Adobe. Melalui Adobe Campaign, user dapat memilih subject lines menurut
mereka. Kedepan, machine learning akan mempermudah email marketing
dengan memberi saran pengguna untuk email list segmentation,
mengintegrasikan rekomendasi produk, dan mengirim email personalisasi
yang sesuai target.

Plain-Text Email

Percaya atau tidak,
email yang hanya berisi plain-text justru menghasilkan respons lebih
tinggi? High-quality email template yang dibuat dengan HTML dan dipenuhi
image pernah merajai tren email. Namun, diprediksi plain-text email
lebih efektif daripada HTML email.

Email campaign berisi teks
sederhana mendatangkan deliverable, open rate lebih tinggi, dan
peningkatan engagement. Jadi, kalau Anda masih terpaku pada HTML email,
2018 ini saatnya mengubah format menjadi lebih sederhana.

Marketing
expert seperti Neil Patel pun sudah beralih ke plain-text email.
Kemungkinan ini terjadi dikarenakan plain text email terasa lebih
personal, seperti Anda mengirim email pribadi kepada kenalan. Plain text
email pun tak perlu dibuka di browser selayaknya HTML email dan
dipastikan formatnya lebih mudah diadaptasi ke layar mobile.

Simpulannya, tahun ini adalah tahun yang kondusif bagi marketer
online. Menggunakan email marketing merupakan cara yang sangat perlu
dipertimbangkan jika Anda ingin meningkatkan penjualan.

1_BRI_Faspay_Gathering_Makassar.jpg

Faspay di BRI E-Commerce Gathering Makassar

freeday

#LifeAtFaspay – Faspay FreeDay April Edition!

Faspay-at-Fintech-Talk-by-AFTECH-January-2019.jpg

Faspay at “Fintech Talk January 2019” by Asosiasi Fintech Indonesia