Pelaku E-Commerce, Inilah 5 Alasan Customer Meninggalkan Website Anda

Digital-Economy-Indonesia-2019.jpg

Seberapa sering Anda memasuki sebuah ruangan kemudian merasakan kesan tertentu? Misalnya nyaman, damai, kreatif, atau justru bosan?

Pemilihan warna, secara tidak disadari mempengaruhi bawah-sadar seseorang ketika pertama kali melihatnya. Warna yang Anda pilih turut mempengaruhi emosi dan perilaku. Bahkan, marketing expert Neil Patel menyatakan, 85% konsumen membeli sebuah produk dikarenakan warnanya.

Seseorang menilai suatu lingkungan atau produk berdasarkan 90 detik penglihatan pertama. Enam puluh dua persen dan 90% di antaranya menilai warna. Dan, siapa yang sangka, warna menyebabkan brand recognition sebanyak delapan puluh persen?

Sebelum mantap dengan pilihan warna, inilah tips memilih warna untuk branding dan marketing Anda.

Biru Disukai Kedua Pria dan Wanita

Ternyata, gender mempengaruhi pemilihan warna. Survei tentang warna dan gender mendata: 35% wanita menyukai biru, ungu (23%) dan hijau (14%)—TechinAsia.com. Sebaliknya, 33% tidak menyukai oranye, cokelat (33%), dan abu-abu (17%).

Sejumlah studi lain mendukung temuan tersebut dan menambahkan, wanita lebih suka warna-warna cerah ketimbang warna natural seperti tanah.

Pria, di lain sisi, cenderung menyukai warna biru, hijau, atau hitam. Menurut 4Imprint.co.uk, 57% pria menyukai warna biru. Disusul hijau (14%) dan hitam (9%). Maka, kalau Anda ingin meraih customer pria lebih banyak, gunakan warna biru pada brand Anda.

Fakta menarik adalah pria dan wanita sama-sama menyukai biru. Dalam psikologi sendiri, warna biru bermakna kepercayaan, kecerdasan, kepemimpinan, kesetiaan, ketenangan, hingga keamanan. Tidak heran warna ini laku digunakan sebagai warna brand, mulai dari bank sampai dengan sosial media.

Call to Action? Gunakan Warna Primer-Cerah

Warna button Call to Action (CTA) didominasi oleh warna primer yang cerah, seperti merah, kuning, oranye, dan hijau. Mengapa? Jelas, CTA wajib menarik perhatian. Caranya dengan penggunaan warna cerah meskipun mengganggu.

Oranye: Warna yang Fun dan Vibrant

Warna oranye bisa digunakan untuk menimbulkan kesan ramah dan ‘mengundang’. Entah Anda sadari atau tidak, oranye memunculkan rasa senang, energik, dan kompetitif. Oranye bisa digunakan untuk brand apa pun, selama sesuai dengan identitas brand-nya. Kesan menyenangkan dan energik bisa dengan mudah diterapkan ke produk olahraga atau game. Tetapi, tak ada salahnya juga diterapkan ke produk payment gateway, contohnya Faspay.

Jangan Abaikan Warna Monokromatis

Warna-warna monokrom, yakni putih dan hitam, tidak bisa begitu saja diabaikan. Putih dalam desain tak hanya digunakan sebagai background, tetapi menimbulkan kesan rapi, luas, dan bebas. Di sisi lain, warna hitam menciptakan kesan mewah dan elegan.

fbLeak-1.jpg

Your Digital Life

iff-2018-3.jpg

FASPAY dalam acara “Indonesia Fintech Fair 2018”

Faspay-at-Rumah-Kreatif-Jogja.jpg

Faspay Goes To Jogja: Edukasi Ekonomi Digital